Komisi II DPR Papua Hearing Bersama PW GKI Bethel Tanah Hitam

  • Whatsapp
Ketua Komisi II DPR Papua, Mega MF Nikijuluw, SH bersama anggota Komisi II, Mustakim HR menyerahkan bama kepada PW GKI Bethel Tanah Hitam, Abepura, Kota Jayapura usai hearing.

JAYAPURA, Papuaterkini.com – Komisi II DPR Papua melakukan hearing dialog dengan masyarakat dan Persekutuan Wanita (PW) GKI Bethel, Tanah Hitam, Abepura, Kota Jayapura, 15 Juni 2020.

Dalam kesempatan itu, Ketua Komisi II DPR Papua, Mega MF Nikijuluw, SH mengatakan, jika kegiatanini untuk melihat lebih dekat keadaan masyarakat yang juga warga gereja dalam upaya memenuhi dan meningkatkan ekonominya dalam kehidupan sehari-hari.

“Kami juga sekaligus melihat perkembangan ekonomi rakyat yang sedang diupayakan pemerintah melalui program-programnya untuk meningkatkan ekonomi kerakyatan di tengah pandemi Covid-19,” kata Mega Nikijuluw.

Sebagai anggota DPR Papua, kata Mega Nikijuluw, ada banyak hal yang dirasakannya belum terlaksana terutama pada hal-hal berkaitan dengan kehidupan setiap hari, terutama pendidikan, kesehatan dan ekonomi yang belum optimal.

Menurutnya, banyak potensi ekonomi di Papua, tetapi belum ditangani dan diperhatikan secara serius. Untuk itu, pihaknya ingin mengetahui upaya dari kaum perempuan dalam PW GKI Bethel Tanah Hitam, Abepura, Kota Jayapura ini dalam mengembangkan potensi atau usaha yang dilakukan untuk meningkatkan ekonomi keluarga.

“Kami ingin usaha yang ada ini bisa terdaftar di Dinas Perindag Kota Jayapura. Bila terdaftar, maka seharusnya mendapatkan bantuan. Ada Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan simpan pinjam yang dapat digunakan untuk modal usaha,” ujarnya.

Hanya saja, lanjut Mega Nikijuluw, modal usaha ini harus dkembangkan terus sehingga dapat membuahkan hasil yang baik dan tidak digunakan untuk konsumtif.

Salah seorang anggota PW GKI Bethel Tanah Hitam, Anita menyampaikan jika saat ini sebagai ibu-ibu yang bekerja melayani keluarga tetapi juga berusaha mendukung ekonomi keluarga dengan usaha jual noken, pinang dan kue.

“Meskipun dengan modal kecil, tetapi berusaha dalam kelompok usaha ibu-ibu ungtuk mengembangkan usaha,” ujarnya.

Anggota lainnya, Mince, mengakui jika usaha kecil itu tetap dilakukan, meski sering kali mengambil modal dari meminjam pada koperasi dengan bunga cukup tinggi.

Ketua Komisi II DPR Papua, Mega MF Nikijuluw, SH dan Anggoat Komisi II DPR Papua, Mustakim HR foto bersama jemaat PW GKI Bethel Tanah Hitam, Abepura, Kota Jayapura usai hearing.

“Ini yang menjadi kendala bagi ibu-ibu dalam mengembangkan usahanya. Saat barang tidak laku, maka sulit mengembalikan pinjaman itu. Untuk itu, kami usulkan adanya bantuan modal  bagi usaha kecil ini,” jelasnya.

Menanggapi hal itu, Ketua Komisi II DPR Papua, Mega Nikijuluw mengatakan jika pihaknya saat ini  berusaha dan berupaya melalui pembahasan- pembahasan dengan pihak eksekutif agar kebutuhan mendasar bagi masyarakat Papua seperti pertanian, perkebunan, peternakan dan pendidikan harus menjadi prioritas.

Dalam kegiatan hearing dialog ini, Komisi II DPR Papua memberikan bantuan bahan makanan (bama) bagi masyarakat dan Persekutuan Wanita GKI Bethel Tanah Hitam, Abepura.

“Kami harap sedikit bantuan ini dapat mendukung dan menjawab apa kebutuhan pengurus persekutuan wanita ini,” imbuhnya. (bat)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *