Lima Kelompok OPM Kumpul di Intan Jaya

  • Whatsapp

Kapolda Papua Irjen Pol Paulus Waterpauw.

 

Bacaan Lainnya

JAYAPURA, papuaterkini.com – Lima Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB), sebutan polisi untuk Tentara Pembebasan Nasional Organisasi Papua Merdeka (TPN-OPM) berkumpul di Kabupaten Intan Jaya. Trio pemimpinnya yaitu Lekagak Telenggen, Karel Tipagau, dan Jelek Waker.

Lima kelompok ini dikenal kerap menggangu keamanan di Timika, Intan Jaya, Puncak Jaya, Puncak, dan wilayah pegunungan tengah lainnya.

Mereka melancarkan serangan terhadap TNI dan warga sipil dalam dua pekan terakhir. Distrik Hitadipa menjadi basis pertahanan kelompok tersebut. Bahkan, kelompok ini sudah menebar teror di Distrik Sugapa, ibu kota Kabupaten Intan Jaya.

Sebelumnya, TPN-OPM mengganggu keamanan di kawasan area PT Freeport Indonesia, Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika.

“Ada sekitar lima kelompok KKB telah menguasai Kampung Hitadipa. Mereka selalu menggunakan tameng hidup (masyarakat -red) pada setiap aksinya,” kata Kepala Kepolisian Daerah Papua Inspektur Jenderal Paulus Waterpauw di Jayapura, Selasa (22/9).

Menurut Waterpauw, KKB berencana menjadikan Kampung Hitadipa sebagai area perang terbuka melawan TNI dan polisi. Ini setelah penembakan yang dilakukan terhapa dua anggota TNI dan tiga warga sipil yang berprofesi tukang ojek, pekan lalu.

Karenanya, Polda Papua dengan perbantuan Kodam XVII/Cenderawasih akan melakukan penambahan pasukan di Distrik Sugapa, ibu kota Intan Jaya.

“Kami sedang menambah kekuatan di Sugapa, karena satu jalur poros yang harus di backup berlapis baru bisa memasuki daerah Kampung Hipadipa. Itu yang sedang kami upayakan, dan bersinergi dengan rekan TNI,” ujar Waterpauw.

Jenderal polisi asal Fakfak, Papua Barat, itu menambahkan pihaknya tengah melakukan rapat bersama instansi atau lembaga terkait, untuk membahas solusi persoalan keamanan di Papua, khususnya Intan Jaya.

“Kami juga akan naik, setelah rapat tersebut. Kami belum bergerak ke Intan Jaya, karena cuaca di sana berubah-ubah,” katanya.

Sebelumnya, Juru Bicara OPM Sebby Sambom mengancam akan menembak seluruh maskapai penerbangan apabila mengangkut aparat keamanan Indonesia ke wilayah Intan Jaya dan kabupaten terdekat.

Hal ini disampaikan Sebby dalam video yang diunggahnya di media sosial, pada Sabtu (19/9) lalu.

“Jikalau semua maskapai penerbangan di Papua mengangkut militer dan polisi Indonesia dari provinsi ke daerah, maka TPN-OPM akan tembak. Kami anjurkan maskapai tidak melayani TNI dan Polri. Ini sebagai peringatan,” ujar Sebby. (Paul)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *