Natan Pahabol: Orang Tua Murid Keluhkan Sistem Belajar Online

  • Whatsapp
Anggota Komisi V DPR Papua, Natan Pahabol, SPd bersama jemaat GKI Kilo IX Abe Pantai.

JAYAPURA, Papuaterkini.com – Kondisi pandemi Covid-19 yang masih terus terjadi membuat pihak sekolah menerapkan belajar dengan sistem online bagi peserta didik dalam beberapa bulan ini.

Hanya saja, proses belajar mengajar (PBM) dengan sistem online yang diterapkan ini, banyak dikeluhkan orang tua murid dan murid itu sendiri  dalam pelaksanaannya.

Anggota Komisi V DPR Papua, Natan Pahabol, SPd mengungkapkan bahwa banyak orang tua dan murid mengeluhkan dengan system belajar online atau daring yang diterapkan para guru sejak adanya pandemic virus Corona atau Covid-19.

 Apalagi, kata Natan Pahabol, ada sebagian murid sekolah yang tidak memiliki handphone android untuk digunakan belajar secara online itu.

 “Ya, kami mendapatkan keluhan adanya orang tua murid dan murid itu sendiri terkait belajar online ini, karena ada yang tidak memiliki HP android,” kata Natan Pahabol.

Menurutnya, perlu solusi yang terbaik untuk proses belajar mengajar ditengah pandemic Covid-19 di Papua. “Untuk mencari solusi ini, memang harus ada kesepakatan antara guru dengan orang tua murid termasuk melibatkan komite sekolah,” ujarnya.

Natan menyarankan agar  memberikan solusi sekaitan rencana dilaksanakan PBM di sekolah ditengah Pandemi Covid-19. Diantaranya, siswa boleh kesekolah dan hanya diberi tugas lalu kembali pulang. Adanya pembatasan jumlah siswa yang hadir disetiap kelas. membuat APD antar siswa seperti pembatas meja yang sederhana, misalnya menggunakan plastic dan membuat SOP sistem PBM di era New Normal.

Keluhan ini, juga didapatkan Natan Pahabol yang juga Sekretaris Fraksi Gerindra DPR Papua ini, ketika dalam kegiatan pengawasan dan sosialisasi perdasi/perdasus dengan jemaat GKI Kilo IX, Abe Pantai, Distrik Abepura, Kota Jayapura, pada Mei 2020.

Dalam kesempatan ini, Natan Pahabol memberikan bantuan bahan makanan (bama) kepada jemaat GKI Kilo IX, Abe Pantai, Abepura, yang terdampak Covid-19. (bat)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *