PAN dan PKS Dukung Cawagub Yunus Wonda dan Kenius Kogoya

  • Whatsapp
Sekreyaris DPD Partai Demokrat Provinsi Papua, Boy Markus Dawir, SP.

JAYAPURA, Papuaterkini.com –  Setelah Partai Amanat Nasional (PAN) menyatakan dukungan kepada dua nama Calon Wakil Gubernur (Cawagub) Papua, Yunus Wonda dan Kenius Kogoya dua hari lalu, giliran  Partai Keadilan Sejahtera (PKS) kini bergabung dengan Partai Demokrat, Hanura, PPP, PKPI dan PKB untuk memberikan dukungan kepada Yunus Wonda dan Kenius Kogoya.

Kini tinggal dua partai saja dalam Koalisi Lukas Enembe – Klemen Tinal (Lukmen) atau Koalisi Papua Bangkit Jilid II yang belum memberikan dukungan, yakni Partai Golkar dan Partai Nasdem.

Bacaan Lainnya

Kabar PKS merapat untuk mendukung dua nama Cawagub Papua yang telah ‘direstui’ oleh Gubernur Papua, Lukas Enembe yang juga Ketua DPD Partai Demokrat Provinsi Papua itu, dibenarkan oleh Sekretaris DPD Partai Demokrat Provinsi Papua, Boy Markus Dawir, SP, Sabtu, 28 Agustus 2021.

Boy Dawir menjelaskan, hasil rapat Koalisi Lukmen Jilid II pada 18 Agustus 2021, dari 9 partai yang masuk dalam Koalisi Papua Bangkit Jilid II, 5 partai menyetujui dan bersepakat untuk dua nama Cawagub yakni Yunus Wonda dan Kenius Kogoya, sedangkan empat partai belum.

“Dalam perjalanan komunikasi partai, sampai hari ini, PAN  dan PKS telah menyetujui juga dua nama itu untuk didorong mendapatkan SK dari DPP. Jadi, posisi hari ini, sudah 7 partai dari 9 partai dalam koalisi, sudah menyetujui dan sementara dalam proses mendapatkan SK DPP,” ungkap Boy Markus Dawir, Sabtu, 28 Agustus 2021.

Dukungan dari PKS dan PAN terhadap dua nama Cawagub Yunus Wonda dan Kenius Kogoya itu, menurut BMD, sapaan akrabnya, diperkuat dengan komunikasi langsung para petinggi DPW PKS Provinsi Papua dengannya pada Jumat, 27 Agustus 2021, sore.

“Jumat sore, semua petinggi PKS Papua sepakat mendukung Yunus Wonda dan Kenius Kogoya. Mereka sampaikan secara resmi kepada saya dan saat ini saya sedang menunggu suratnya hari ini, tapi keputusan mereka sudah bulat,” ujar BMD.

Untuk DPW PAN Provinsi Papua, lanjut BMD, mereka telah menyatakan dukungan terhadap kedua nama Cawagub Yunus Wonda dan Kenius Kogoya sejak awal pekan.

“PAN sudah sejak Selasa menyatakan dukungannya, rencananya mereka ke Jakarta, besok untuk mengurus SK DPP. Mereka sudah berkomunikasi dengan ketua umum dan beliau menunggu mereka,” kata BMD.

Diakui, dua partai yang belum memberikan dukungan yakni Partai Golkar dan Partai Nasdem, sehingga saat ini, pihaknya terus melakukan komunikasi dengan pimpinan pusat dari kedua partai tersebut.

“Dengan harapan untuk ke depan, dengan komunikasi ini, kiranya Partai Nasdem dan Partai Golkar, juga ikut mendukung bersama-sama agar proses untuk pemilihan Wakil Gubernur Papua itu cepat selesai, sehingga Wagub yang jadi nanti bisa bersama-sama dengan gubernur untuk melaksanakan tugas – tugas pemerintahan hingga masa akhir jabatan 2023,” harapnya.

Selain itu, BMD berharap untuk pimpinan partai tingkat pusat dan pemerintah pusat juga untuk memberikan dukungan agar komunikasi – komunikasi itu bisa berjalan dengan baik dan dapat cepat selesai.

“Kami juga harapkan untuk jangan lagi khusus di pemerintah pusat itu, untuk menerima informasi – informasi yang tidak ada kebenarannya, sehingga jika informasi yang diterima salah, maka akan berdampak salah juga untuk kita di Papua dalma rangka pelaksanaan roda pemerintahan maupun hal – hal lain yang tidak kita inginkan terjadi di Papua,” ujarnya.

Ia mencontohkan baru – baru ini, jika lima partai sudah mendukung untuk dua nama Cawagub, sedangkan empat partai belum, namun koalisi partai sudah dibully habis-habisan, bahkan hingga diancam mau didatangi ke rumah-nya.

Untuk itu, BMD berharap semua pihak bisa mendorong untuk dua partai yang belum ini, karena sudah pada posisi tujuh partai memberikan dukungan Cawagub.

“Kami memohon dukungan kepada bapak Presiden sebagai Pembina Politik di Indonesia untuk mendukung juga dan mendorong proses Cawagub Papua ini, karena sudah pada posisi tujuh partai, tinggal dua partai yang belum, sehingga bapak Presiden bisa membantu untuk berkomunikasi dengan dua pimpinan partai yang ada, supaya bisa cepat dan kita juga bisa memproses untuk wagub ini,” jelasnya.

Bahkan, diharapkan DPR Papua bisa membentuk Pansus Pemilihan Wagub, sehingga bisa diharapkan dalam bulan September 2021 ini sudah bisa diadakan pemilihan dan pelantikan Wagub Papua terpilih.

Terkait dengan proses rekomendasi DPP, menurut BMD saat ini telah ada dua rekomendasi DPP untuk Yunus Wonda dan Kenius Kogoya. Sementara rekomendari dari parpol lainnya sedang berproses, dengan harapan minggu depan, diupayakan sudah mengantongi semua rekomendasi dari 7 parpol tersebut.

“Kita juga harap seluruh pimpinan Partai di DPP akan mendukung komunikasi politik ini dapat berjalan baik, sehingga jika semua rekomendasi DPP sudah tuntas, maka kami akan menyerahkannya kepada Koalisi untuk selanjutnya koalisi menyerahkan kepada DPR Papua melalui  Gubernur untuk tahapan pemilihan,” ujarnya.

BMD meminta dukungan doa dari seluruh rakyat Papua agar proses ini berjalan dengan baik. “Ya, kita doakan untuk keamanan dan ketertiban karena menghadapi PON, sehingga target Wagub harus berjalan dengan aman dan lancar. Kita juga siap menghadapi PON. Jadi, mohon dukungan doa dari seluruh rakyat Papua,” pungkasnya. (bat)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *