Reses di Sentani, Apeniel Sani: Warga Minta Dana Covid-19 Diperiksa

  • Whatsapp
Anggota Komisi IV DPR Papua, Apeniel Ezra Sani, SSos menyerahkan bama kepada warga di GKI Kehiran, Sentani, Kabupaten Jayapura.

SENTANI, Papuaterkini.com – Warga Kampung Kehiran meminta agar penggunaan dana untuk penanggulangan dan pencegahan penyebaran virus Corona atua Covid-19 di Sentani, Kabupaten Jayapura untuk diaudit atau diperiksa.

Sebab, mereka mengaku tidak merasakan dana Covid-19 yang telah digunakan.

“Kami tidak pernah rasakan dana Covid-19. Padahal dananya saya dengar cukup besar,” kata Bamuskam Ifale, Veronika Mokay dalam reses Anggota Komisi IV DPR Papua, Apeniel Ezra Sani, SSos di Aula Gereja GKI Petra, Kehiran, Sentani, Kabupaten Jayapura, 1 Agustus 2020.

Menurutnya, dana sudah diterima oleh semua kepala kampung dari Gugus Tugas Covid-19, namun warga belum merasakan adanya dana tersebut.

Untuk itu, pihaknya meminta agar bagi siapa saja yang terindikasi menyelewengkan dana Covid-19 itu, agar diperiksa, termasuk para kepala kampung.

“KPK dan BPK harus turun periksa dana Covid-19 ini,” pungkasnya.

Menanggapi hal itu, Anggota Komisi I DPR Papua, Apeniel Ezra Sani, SSos mengatakan, jika penggunaan dana Covid-19 itu, harus betul-betul dilakukan secara transparan oleh pemerintah daerah.

Apalagi, kata Apeniel Sani, ancaman hukumnya sangat berat bagi para pelaku penyalahgunaan dana Covid-19 tersebut, yakni ancaman hukuman mati.

“Ya, dalam reses ini, ada aspirasi dari masyarakat agar dana Covid-19 itu diperiksa,” tandasnya.

Apeniel Sani mengaku setuju dengan adanya pemeriksaan dana Covid-19 itu, bahkan ia meminta agar aparat penegak hukum, termasuk KPK dan BPK untuk turun langsung melakukan pemeriksaan penggunaan dana Covid-19 itu.

Dalam reses ini, Apeniel Sani menambahkan, sejumlah aspirasi juga diserapnya dari masyarakat, diantaranya tentang pemekaran kampung dan penolakan Otsus.

Apeniel Sani yang juga Anggota Fraksi Gerindra DPR Papua, dalam kesempatan ini, memberikan bantuan bahan makanan berupa beras, minyak goreng, mie instan dan telur ayam.

Pdt Marina Kapisa menyampaikan terima kasih atas kunjungan Anggota DPR Papua, sekaligus menjaring aspirasi dari  jemaat GKI Petra Kehiran II Klasis Sentani.

“Kami atas nama warga jemaat menyampaikan terima kasih atas bantuannya,” imbuhnya. (bat)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *