Resmi Buka Pendaftaran Atlet, PB PON Papua Gelar Doa Bersama

  • Whatsapp
Pdt Jhon Baransano ketika meminpin doa bersama mengawali Pembukaan Pendaftaran Atlet oleh PB PON XX Papua di Grand Allison Hotel Sentani, Rabu, 19 Februari 2020.

JAYAPURA, Papuaterkini.com –  Panitia Besar Pekan Olahraga Nasional (PB PON) XX Papua secara resmi membuka pendaftaran atlet secara online terhitung 20 Februari 2020.

Mengawali pendaftaran atlet PON XX Papua itu, PB PON Papua menggelar rapat konsolidasi bersama sejumlah stakeholder sekaligus doa bersama yang berlangsung di Grand Allison Hotel, Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua, Rabu, 19 Februari 2020. Doa bersama ini, dipimpin langsung oleh Pdt John Baransano.

Wakapolda Papua, Brigjen Pol Yakobus Marzuki menyatakan kesiapan Polda Papua dan Kodam XVII/Cenderawasih untuk mengamankan pelaksanaan event akbar empat tahunan di Bumi Cenderawasih.

“Ini moment yang sangat penting. Polda Papua tengah mempersiapkan jumlah personel, SOP yang dipersiapkan dan sarana prasarana dalam pengamanan PON XX Papua, tentu akan dibackup oleh TNI,”  kata Wakapolda Papua Yakobus Marzuki.

Yang jelas, kata Wakapolda Yakobus, tentu TNI dan Polri akan bekerja keras membuat nyaman dan berjalan lancar pelaksanaan PON XX di Papua.

Diakui, secara internal, Polda Papua tengah menggodok rencana pengamanan PON XX Papua dan akan mengundang semua yang terlibat dalam pelaksanaan PON XX Papua secara transparan.

“Perintah Kapolda ke saya, untuk dipersiapkan betul pengamanan dan dalam minggu ini kami rapatkan bersama Pangdam, karena ini kepentingan Papua,”  imbuhnya.

Sementara itu, Ondofolo Besar Sentani, Yanto Eluai secara tegas mendukung pelaksanaan PON XX Papua. Apalagi, sejak berintegrasi dengan Indonesia 50 tahun lalu, baru kali ini ditunjuk sebagai tuan rumah PON XX.

“PON ini adalah berkat. Kita harus bisa sesuai slogan Torang Bisa menggelar PON XX,”  katanya.

Tentunya, Yanto Eluai berharap dalam event PON XX Papua ini, melibatkan masyarakat adat, termasuk penyelesaian hak ulayat pada venue PON XX. Bahkan, pihaknya siap menfasilitasinya.

“Kami harap masyarakat adat dilibatkan dalam PON XX ini, misalnya dalam penyambutan melalui tari-tarian adat,”  imbuhnya.

Sementara itu, Ketua Harian PB PON Papua, Yunus Wonda mengatakan jika agenda ini, ini adalah salah satu tahapan mempersiapkan diri untuk pendaftaran atlet seluruh Indonesia secara online.

“Hari ini saya mau sampaikan kepada seluruh rakyat Papua, baik cluster penyelenggara maupun bukan bahwa mari kita semua bergandeng tangan untuk mendukung penyelenggaraan PON XX yang akan dibuka 20 Oktober 2020. Artinya dengan agenda ini pendafatran atlet ini, PON tetap akan digelar di Papua. Dan disinilah bisa dilihat kesiapan layani dan sambut semua kontingen di Papua, dengan segala keterbatasan kami,” kata Yunus Wonda.  

Soal ketidakhadiran Walikota dan Bupati tempat cluter PON XX Papua dalam agenda ini, Yunus Wonda mengakui bukan berarti mereka tidak mendukung, hanya saja itu karena keterlambatan undangan saja.

Terkait penyelenggaraan PON XX Papua ini, Yunus Wonda berharap dukungan masyarakat terutama menyiapkan rumah untuk dipakai dalam pelaksanaan PON XX di Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Mimika dan Merauke.

“Bisa sampaikan kepada PB PON. Bukan kami yang bayar, tapi kami akan buka akses menyiapkan semua kontingen yang datang dari luar Papua, bukan saja atlet, official, tapi pasti membawa keluarga atau supporter,” imbuhnya. (bat)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *