Soal Nama Cawagub Papua, Koalisi Papua Bangkit Jilid II Pilih Bungkam

  • Whatsapp
Gubernur Papua, Lukas Enembe, SIP, MH yang juga Ketua DPD Partai Demokrat Provinsi Papua foto bersama pimpinan partai Koalisi Papua Bangkit Jilid II usai rapat di Suni Hotel & Convention, Abepura, Sabtu, 24 Juli 2021, malam. (Foto: Dian Mustika)

JAYAPURA, Papuaterkini.com – Partai Koalisi Papua Bangkit Jilid II pengusung Lukas Enembe – Alm Klemen Tinal periode 2018 – 2023 telah melakukan rapat untuk pengajuan nama-nama calon Wakil Gubernur Papua di Suni Hotel & Convention Center, Abepura, Kota Jayapura, Jumat, 24 Juli 2021.

Bahkan, dikabarkan nama-nama calon Wakil Gubernur Papua yang diajukan partai – partai yang ada dalam koalisi LUKMEN Jilid II itu, sudah dibacakan dalam rapat yang dihadiri langsung oleh Gubernur Papua, Lukas Enembe, SIP, MH tersebut.

Hanya saja, Koalisi memilih untuk bungkam dan tidak mau menyebutkan nama-nama calon Wakil Gubernur Papua yang masuk tersebut.

“Sudah kami kami bacakan hari ini nama-nama itu. Hanya saja, minta maaf, kami tidak bisa sampaikan, termasuk nama-namanya juga, karena ini masih berproses,” kata Sekretaris Koalisi Papua Bangkit Jilid II, Dadi Waluyo usai rapat.

Meski ditanya berapa jumlah nama calon Wakil Gubernur Papua, namun Sekretaris Koalisi Dadi Waluyo tampaknya masih enggan untuk mengungkapkannya.

“Minta maaf kami tidak bisa menyampaikan jumlahnya. Karena masing-masing partai punya hak untuk menyampaikan,” ujarnya.

Hanya saja, Dadi Waluyo mengatakan dari 9 partai yang masuk dalam Koalisi Papua Bangkit Jilid II, sudah mengajukan nama-nama calon Wakil Gubernur Papua ke koalisi.

“Untuk pembahasan selanjutnya, akan diagendakan diwaktu kemudian,” tandasnya.

Soal banyak nama calon Wagub Papua yang masuk ke koalisi, Dadi Waluyo mengakui jika masing-masing partai punya hak untuk kemudian mengusulkan nama calon Wagub Papua dari anggota koalisi.

Untuk mempercepat proses calon Wagub Papua ini, diakui Dadi Waluyo, jika koalisi telah menjadwalkan dari tanggal 12 Juli 2021 lalu dan targetnya nanti 14 Agustus 2021 sudah selesai tuntas, kemudian tinggal diserahkan ke DPR Papua.

Yang jelas, Dadi menyebut jika saat ini di internal partai masing-masing juga masih berproses, sehingga koalisi menghormati mekanisme yang ada di partai masing-masing.

Soal adanya 1 partai mengusulkan lebih dari 1 nama calon Wagub Papua, Dadi mengakui hal itu.

“Karena mengusulkan lebih daripada satu nama calon Wagub Papua, maka internal partai berproses, sehingga kita kembali ke internal partai. Ya, kita lihat di media sudah umum, ada yang satu nama, ada yang lebih dari satu,” ujarnya.

Finalisasi dua nama calon Wagub Papua itu, Dadi Waluyo mengatakan jika koalisi berharap bisa selesai pada pertengahan bulan depan.

“Insyaallah tahapannya kita semoga mudahkan ya nanti di tanggal 14 Agustus 2021, karena itu sudah berproses semuanya sampai surat dari DPP. Harapannya nanti tanggal 14 Agustus sudah selesai,” katanya.

“Ya, tentunya kita terima juga rekomendasi dari DPP. Lalu dibahas di partai koalisi, kemudian disepakati baru kemudian kita dari masing-masing partai mengajukan ke DPP untuk mendapatkan surat rekomendasi atau surat keputusan terkait dengan calon wakil gubernur,” sambungnya.

Dadi Waluyo menambahkan, jika sesuai aturan undang-undang, koalisi akan menyerahkan kepada DPR Papua sudah dua nama calon Wagub Papua dengan syarat pencalonan maupun syarat calon sudah lengkap.

“Syarat pencalonan itu, termasuk dukungan kesepakatan bersama dari partai. Itu syarat pencalonan. Tanggal 14 Agustus semoga bisa dituntaskan. Jadi, sampai saat ini belum final,” imbuhnya.

Sementara itu, beredar di media sosial nama-nama calon Wagub Papua yang masuk di partai koalisi yakni diantaranya Abock Busup (PAN dan PPP), Yunus Wonda (Partai Demokrat, PKPI dan PPP), Kenius Kogoya (Partai Hanura, Partai Golkar, PKB, PPP dan PKPI), Befa Jigibalom (Partai Nasdem dan PKS), Fernando A Yansen Tinal (Partai Golkar), Jhon Tabo (Partai Golkar), Oneh Pahabol (Partai Golkar), Paskalis Kossay (Partai Golkar) dan Paulus Waterpauw (Partai Golkar).  (bat)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *