Tahapan Pilkada Dimulai, Bawaslu Mamberamo Raya Aktifkan Kembali Panwas Distrik

  • Whatsapp
Ketua Bawaslu Mamberamo Raya, Cornelia Momoribo menyerahan SK pengaktifan kembali Panwas di 8 distrik dan Pengawas Kampung yang diberikan kepada perwakilan distrik terdekat diterima oleh Ketua Panwas Distrik Mamberamo Tengah, Selfiana Awom di Kantor Bawaslu, Kasonaweja, Senin, 15 Juni 2020.

BURMESO, Papuaterkini.com – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Mamberamo Raya mengaktifkan kembali panitia pengawas (Panwas) Tingkat Distrik dan Panitia Pengawas Tingkat Kampung seiring dimulainya tahapan pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak 2020, pada Senin, 15 Juni 2020.

Bacaan Lainnya

Panwas ad hoc yang terdiri dari Panitia Pengawas pemilihan tingkat Distrik (Panwas Distrik) dan pengawas pemilihan tingkat kelurahan/desa telah nonaktif sejak 31 Maret 2020, akibat penyebaran pandemi tau wabah virus Corona atau Covid-19.

“Sejak 13 Juni 2020, kami Bawaslu telah mengaktifkan kembali Panwas Distrik dan Panwas tingkat kelurahan atau desa, itu artinya tugas dan tanggungjawab Pilkada lanjutan yang dimulai dengan tahapan perdana tanggal 15 Juni yang dilaksanakan oleh KPU secara serempak termasuk kita di Mamberamo Raya,” kata Ketua Bawaslu Mamberamo Raya Cornelia Momoribo, Senin, 15 Senin, 15 Juni 2020.

Menurutnya, beberapa alat kerja pengawasan juga sedang disiapkan. Hal itu bersamaan dengan peraturan KPU yang baru yang disesuaikan dengan protokol kesehatan dimana, setelah diaktifkan kembali, Panwas Distrik dan kampung, maka mereka sudah mulai melakukan pengawasan terhadap pihak-pihak yang akan melakukan pelanggaran Pilkada nanti, misalnya terkait kampanye di luar jadwal berdasarkan PKPU Nomor 5/2020.

“Jadi, ada sebanyak 24 orang Panwas Distrik dan 59 Panwas Kampung. Ini kita aktifkan kembali berdasarkan PKPU yang telah dikeluarkan KPU untuk lanjutan tahapan Pilkada ditengah Pandemi Covid-19. Dan kami juga sudah berkordinasi dengan KPUD Mamberamo Raya terkait adanya perubahan regulasi dimana pada Pilkada sebelumnya terdapat 103 TPS, tetapi karena adanya perubahan regulasi dimana 1 TPS hanya 500 pemilih, maka kemungkinan akan bertambah menjadi 127 TPS dan ini juga akan berpengaruh terhadap pembengkakan biaya pengawasan,” jelasnya.

Selaku Ketua Bawaslu, Cornelia Mamoribo mengimbau dan mengharapkan kepada seluruh Panwas Distrik dan Kampung yang telah diaktifkan kembali agar selalu mawas dan siap mengawasi tahapan pilkada yang sudah dilanjutkan. (wily/bat)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *