Wagub Klemen Tinal Resmikan Rumah Produksi Olahan Tepung Sagu di Sentani

  • Whatsapp
Wakil Gubernur Papua, Klemen Tinal menggunting pita, meresmikan Rumah Produksi Olahan Tepung Sagu dan Aneka Kue Sagu Kelompok Usaha Sentani Meer, di Kemiri, Kelurahan Hinekombe, Distrik Sentani, Kabupaten Jayapura, Selasa, 14 Juli 2020.

Bacaan Lainnya

SENTANI, Papuaterkini.com –   Wakil Gubernur Papua, Klemen Tinal, SE, MM meresmikan Rumah Produksi Olahan Tepung Sagu dan Aneka Kue Sagu di Kemiri, Kelurahan Hinekombe, Distrik Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua, Selasa, 14 Juli 2020.

Peresmian ini, dihadiri Kepala Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup Provinsi Papua, Jan Jap L. Ormuseray, SH, MSi, Asisten I Bidang Pemerintahan Umum Setda Kabupaten Jayapura, Abdul Rahman Basri, SSos, MKP, sejumlah Kepala OPD di lingkup Pemprov Papua dan masyarakat.

Keberadaan rumah produksi olahan tepung sagu tersebut bertujuan untuk menyediakan hasil produksi olahan tepung sagu dan aneka kue dari sagu berkemasan.

“Kami sangat berterima kasih kepada mama-mama, terutama dibawah pimpinan mama Yosepin Sokoy Suebu yang sudah 38 tahun jatuh bangun dengan usaha (olahan sagu) ini. Tapi, hari ini Pemerintah Provinsi Papua melalui pak Jan Ormuseray (Kepala Dinas Kehutanan) yang selama ini juga melihat hal ini, kemudian membantu dan kami dari pemerintah provinsi juga melihat ini adalah usaha dari Orang Asli Papua( OAP) yang wajib kami bantu,” kata Wagub Klemen Tinal.

Dikatakan, pembangunan rumah produksi olahan tepung sagu ini juga merupakan bantuan pihak Pemprov Papua. “Kita datang hari ini (kemarin), apalagi ini adalah hasil bantuan dari kita semua dan langsung kita resmikan rumah produksi tersebut,” ujar Wagub Klemen Tinal.

Wagub Klemen Tinal berharap rumah produksi olahan tepung sagu ini membawa manfaat buat Orang Asli Papua (OAP), khususnya mana-mama Papua yang ada di Kampung Kemiri dan tergabung dalam Kelompok Usaha ‘Sentani Meer’.

“Kita resmikan ini sebagai stimulan atau rangsangan, tapi poin penting yang ingin kami sampaikan adalah kami siap untuk membantu siapapun yang punya talenta dan mau bekerja keras. Hal itu kita buktikan dengan tadi kita sudah sampaikan kepada pak Asisten I, untuk diteruskan ke pak Bupati Jayapura. Yakni, kami minta lima kampung yang mayoritas isinya orang-orang asli Papua dan kami dari pemerintah provinsi akan langsung mengambil alih untuk membantu dan membangun bersama-sama mereka dan pemerintah kabupaten, guna memastikan mereka bisa mandiri,” paparnya.

Ditambahkan, mandiri itu bukan harus menjadi orang kaya, mandiri itu bukan punya uang banyak. Tapi, bagaimana dia bisa hidup dan punya saving.

“Karena orang kaya juga belum tentu ini, jangan tertipu lihat dia kaya lalu pake dasi. Bisa-bisa hutangnya banyak dimana-mana atau hutangnya ada di bank. Jadi kita tidak perlu seperti itu, karena itu hanya kelebihan saja. Ya, harus mandiri dulu, dan urusan rumah tangga semua baik itu sudah mandiri,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup Provinsi Papua, Jan Jap L. Ormuseray, SH, MSi, menambahkan, dengan adanya rumah produksi olahan tepung sagu dan aneka kue sagu ini, merupakan bagian dari implementasi visi dan misi Gubernur dan Wakil Gubernur Papua.

“Peresmian ini sekaligus launching produk tepung sagu siap saji dan penyerahan bantuan peralatan serta kemasan tepung sagu dan aneka kue sagu yang telah dilakukan oleh bapa Wakil Gubernur Papua Klemen Tinal. Dalam penyampaian bapa Wagub, bahwa ini merupakan bagian dari implementasi visi gubernur dan wakil gubernur Papua. Jadi seusai dengan visi tersebut, rakyat Papua yang bangkit, mandiri, sejahtera dan berkeadilan, terutama memberdayakan orang asli Papua,” jelasnya.

Ditambahkan, Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup Provinsi Papua memberikan support kepada mama Yosephina Sokoy Suebu yang sudah menjalankan usaha ini cukup lama, namun tidak bisa berjalan dengan lancar, dengan memberikan bantuan anggaran pada tahap pertama itu Rp 150 juta agar usaha ini berjalan. (irf)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *