Waktu Mepet, Herman Yogobi Khawatirkan Pembangunan Sarana Penunjang Venue PON

  • Whatsapp
Ketua Komisi IV DPR Papua, Herlin Beatrix Monim bersama Anggota Komisi IV, Herman Yogobi, Timotius Wakur, Arnold Walilo melihat GOR STT GIDI Stakin, Sentani, baru-baru ini.

JAYAPURA, Papuaterkini.com – Anggota Komisi IV DPR Papua, Herman Yogobi mengaku sangat khawatir terhadap pembangunan sarana penunjang pada sejumlah venue PON Papua di Kabupaten dan Kota Jayapura.

Sebab, kata Herman Yogobi, pembangunan sarana penunjang venue PON itu, rata-rata belum mencapai 60 – 70 persen. Padahal, waktu pelaksanaan PON Papua tinggal 75 hari ke depan.

Apalagi, ada pembangunan sarana penunjang venue PON itu, baru dikerjakan, lantaran tendernya baru selesai awal Juli 2021.

“Kami sudah kunjungi venue Menembak di Auri, Sentani, kami lihat belum apa-apa sama sekali. Kami punya harapan itu, pembangunan sarana penunjang atau penataan kawasan itu, harus dipercepat,” kata Herman Yogobi, Senin, 21 Juli 2021.

Sebab, kata Herman Yogobi, yang dikhawatirkan itu, tentu bisa mengecewakan harapan masyarakat Papua, terutama gubernur yang punya harapan dan telah memperjuangkan Provinsi Papua untuk bisa menjadi tuan rumah PON.

“Ini saya lihat, kita sendiri bisa menggagalkan, karena venue – venue yang diharapkan bisa selesai cepat khususnya pembangunan sarana penunjangnya, yang dikerjakan Dinas PUPR belum mencapai 60 – 70 persen.  Ini yang kami khawatirkan,” tandasnya.

Untuk itu, Herman Yogobi meminta agar pembangunan sarana penunjang pada sejumlah venue PON itu, bisa dipercepat dalam waktu 2 bulan ke depan. Tidak bisa dihitung 3 bulan lagi, karena sisa waktu tinggal 76 hari.

“Saya lihat hampir sama beberapa venue yang kami kunjungi dalam tiga hari ini, terutama sarana penunjang venue PON yang dibangun Dinas PUPR belum selesai,” pungkasnya.

Sekadar diketahui, Komisi IV DPR Papua melakukan kunjungan kerja dalam rangka melaksanakan fungsi pengawasan pembangunan  infrastruktur khusunya sarana penunjang pada sejumlah venue PON di Sentani dan Kota Jayapura, 14 – 16 Juli 2021.

Kunker itu dipimpin langsung Ketua Komisi IV DPR Papua, Herlin Beatrix Monim didampingi Anggota Komisi IV DPR Papua, Herman Yogobi, Apeniel Sani, Alfred F Anouw, Timotius Wakur, Yotam Bilasi dan Arnold Walilo. (bat)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *