Warembori, Jadi Kampung Warna Warni di Pintu Masuk Mamberamo Raya

  • Whatsapp
Bupati Mamberamo Raya, Dorinus Dasinapa, AKs, SSos saat menyusuri jalan Kampung Warembori yang dihiasi lampu warna-warni, 1 Januari 2019.

BURMESO, Papuaterkini.com – Pada 1 Januari 2020, Bupati Mamberamo Raya, Dorinus Dasinapa, AKs, SSos sempat berkunjung di Kampung Warembori, Distrik Mamberamo Hilir dalam perjalanan menuju Barapasi, Distrik Waropen Atas.

Kampung Warembori, berada di muara Sungai Mamberamo atau menjadi pintu masuk kabupaten berjuluk Negeri Seribu Misteri, Sejuta Harapan ini.

Warembori juga terletak di sebelah timur Pelabuhan Teba, tinggal menyeberang dengan perahu atau Speedboat dari Teba.

Usai ibadah Natal, Bupati Dasinapa menuju ke Warembori dengan Speedboat yang ditempuh sekitar 5 jam dan tiba pukul 20.00 WIT.

Kampung yang berada di pinggir Sungai Mamberamo ini, pada malam hari, dari kejauhan terlihat lampu kerlap-kerlip.

Namun, begitu masuk di jalan kampung ini, ternyata sungguh mengagumkan. Pasalnya, lampu warna-warni dipasang secara melingkar di sepanjang jalan kampung yang berjarak hampir 1 kilometer ini.

Tentu, hal ini menjadi pemandangan yang indah dan berbeda dengan kampung lain yang ada di Mamberamo Raya.

Tampak para warga, baik tua dan muda, menyapa dengan penuh keramahan kepada warga baru yang datang ke kampung itu.

Bupati Dasinapa menemui warga Warembori dan bercerita tentang pembangunan yang sedang dan akan dilakukan Pemkab Mamberamo Raya.

Adam Samber, salah seorang Panitia Natal Kampung Warembori mengatakan, jika lampu warna-warni itu bukan saja dipasang di Warempori, tapi juga di Dusun Tumi sejak 1 Desember 2019.

“Ya, lampu warna-warni ini kami pasang untuk memeriahkan suasana Natal tahun 2019 dan menyambut Tahun Baru 2020. Ini dilakukan panitia natal Gereja Bethel Warembori dengan melibatkan para pemuda,” ujarnya.

Menurutnya, lampu warna-warni itu, dananya diperoleh dari penggalangan dana selama 1 tahun oleh panitia Natal yang diketuai Aser Rumakewi.

Adam bercerita jika melihat sejarah Pekabaran Injil di Mamberamo Raya, tentu saja Kampung Warembori merupakan kampung pertama yang menerima Injil, lantaran berada di muara Sungai Teba, pintu masuk Mamberamo Raya.

Panjang jalan kampung sekitar 820 meter. Ya ini menyongsong Natal dan Tahun Baru 2020.

Kepala Kampung Warembori, Sroyer Iriyori mengapresiasi panitia Natal Gereja Bhetel yang telah menyemarakkan Natal dan Tahun Baru di kampungnya itu.

“Ini baru tahun ini, suasana Natal dan tahun baru semarak. Apalagi dengan adanya lampu warna-warni ini, apalagi ada sejumlah perlombaan yang digelar, semakin menambah semarak, termasuk lomba panah kelalawar,” katanya.

Sementara itu, Bupati Mamberamo Raya, Dorinus Dasinapa, AKs, SSos juga mengapresiasi warga Kampung Warembori dan Tumi atas kegiatan mereka.

“Saya berterimakasih kepada masyarakat yang telah kompak menyambut Natal dan Tahun Baru dengan semarak dengan lampu jalan. Kami acungi jempol untuk Warembori,” katanya.

Bupati Dasinapa mengakui justru di ibu kota kabupaten, tidak semarak seperti Kampung Warembori. Itu menunjukkan semangat dan kekompakan warga Warembori.

Bupati Dasinapa berharap kampung lain bisa mencontoh Warembori, berkreasi dan inovasi agar memberikan semangat dan mendorong kampung lain mengikuti hal serupa atau terobosan lain.

“Harus ada perubahan di kampung dengan semangat kegotongroyongan, agar maju ke depan. Saya kebetulan singgah di Warembori, melihat adanya kekompakan warga ini,” imbuhnya. (bat)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *