40 Tenaga Kerja Konstruksi di Biak Ikuti Uji Sertifikasi

Plt Sekda Biak Numfor Zacharias L. Mailoa, ST, MM membuka uji kompetensi sertifikasi bagi tenaga kerja konstruksi.
banner 120x600

BIAK, Papuaterkini.com – Balai Jasa Konstruksi Wilayah VII Jayapura menggelar uji sertifikasi jenjang 5, 6, dan 7 untuk tenaga kerja kontruksi di Kabupaten Biak Numfor, Rabu, 9 Oktober 2024.

Sebanyak 40 orang tenaga kerja konstruksi ikut sebagai peserta dalam kegiatan sertifikasi di Swiss-Belhotel Biak, Papua.

Kepala BJKW VII Jayapura, Chandra Permana, mengatakan kompetensi tenaga kerja konstruksi merupakan kewajiban yang harus dimiliki tenaga kerja konstrusi dan hal ini merupakan salah satu poin untuk bersaing dalam mengerjakan suatu proyek konstruksi.

Apalagi, Papua masih sangat membutuhkan tenaga kerja konstruksi ahli yang kompeten, sehingga untuk medapatkan Sertifikat Kompetensi Kerja (SKK) Konstruksi harus melalui uji kompetensi guna mendapatkan sertifikasi.

“Di Papua ini perlu peningkatan SDM baik itu pelatihan, uji sertifikasi untuk berkontribusi dalam pembangunan infrastruktur konstruksi di Papua,” kata Chandra Permana kepada wartawan setelah pembukaan kegiatan sertifikasi.

Chandra berharap kepada seluruh anak-anak daerah Papua yang memiliki kompetensi di bidang konstruksi untuk ikut serta dalam melaksanakan pembangunan kerja proyek konstruksi.

“Harapan saya kepada anak-anak Papua yang mempunyai kompetensi ahli dalam bidang insfraktruktur, untuk ikut serta dalam melaksanakan pembangunan proyek infrastruktur sehingga di sini kita tidak hanya menggunakan tenaga kerja dari luar daerah, tetapi menggunakan tenaga ahli anak-anak Papua,” pesannya.

Pj Bupati Biak Numfor Sofia Bonsapia, SH, MHum dalam sambutan tertulis yang di bacakan oleh Plt Sekda Zacharias L. Mailoa, ST, MM, menyampaikan SKK konstruksi jenjang 5, 6, dan 7 penting karena merupakan bukti pengakuan atas kompetensi dan kemampuan tenaga kerja di sektor konstruksi.

“SKK Konstruksi merupakan salah satu standar perizinan berusaha untuk menunjang kegiatan usaha jasa konstruksi. Uji sertifikasi tenaga konstruksi ini merupakan salah satu keharusan yang perlu diperhatikan dalam melakukan pembinaan terhadap masyarakat jasa konstruksi guna meningkatkan kompetensi, profesionalisme dan produktivitas,” imbuhnya. (un/bat)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *