JAYAPURA, Papuaterkini.com – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai NasDem Kota Jayapura menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) di Hotel Horizon Padang Bulan, Selasa, 22 Juli 2025.
Rakorda mengusung tema ‘Tegar di Jalan Restorasi dan Keadilan’ ini, dirangkaikan dengan pelantikan pengurus DPC dan DPRt Partai NasDem se Kota Jayapura oleh Wakil Ketua I DPW Partai NasDem Provinis Papua, Herlin Beatrix M Monim.
Ketua DPD Partai NasDem Kota Jayapura, Jhony Banua Rouw, menegaskan bahwa semangat restorasi tetap menjadi arah perjuangan partai dan tetap memperjuangkan kebutuhan rakyat.
“alam gerakan restorasi, apa yang mau kita kerjakan di Kota Jayapura sampai di tingkat nasional. Partai NasDem punya komitmen, pertama kita melakukan edukasi dan melakukan perubahan demokrasi di Kota Jayapura,” katanya.
“Jika selama ini, nanti waktu mau pemilu, lalu kami datang untuk menawarkan sesuatu, kita mau merubah bahwa suara rakyat adalah suara Tuhan. Itu pilihan dari hati nurani mereka, sehingga Partai NasDem harus saat ini, tidak menunggu moment mau pemilu. Kita ada di Kota Jayapura untuk melayani rakyat dan mengisi apa yang menjadi kebutuhan rakyat. Masyarakat kita susah, maka kita harus hadir untuk menjawabapa kebutuhan mereka,” sambungnya.
Untuk itu, pengurus Partai NasDem hingga tingkat kelurahan dan kampung dilantik, nantinya akan mendapatkan tugas untuk menjawab kebutuhan rakyat di kampung untuk mengawal dan memperjuangkan aspirasi mereka.
JBR, sapaan akrabnya, menegaskan bahwa pesta demokrasi untuk memilih kepala daerah di Kota Jayapura telah selesai.
“Bahkan, kami telah menyampaikan selamat kepada Wali Kota Jayapura yang baru, Abisai Rollo dan kita Partai NasDem akan terus mendukung pemerintahan bapak Abisai Rollo dalam menyelesaikan tugas-tugasnya sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Jayapura,” tegas JBR.
Hal ini, lanjut JBR, tak terlepas dari meneladani Ketua Umum Partai NasDem Surya Paluh ketika Pilpres tahun lalu, yang pertama kali menyampaikan selamat kepada Presiden terpilih Prabowo Subianto.
“Kita harus menghargai dan menghormati suara rakyat, apa yang dipilih rakyat, itu harus dihormati dan diberikan dukungan kepada mereka. Juga di Papua, kita harus menghargai apa yang dipilih rakyat, karena partai adalah perwakilan rakyat untuk menyampaikan aspirasi. Jadi, kami juga harus memberikan dukungan kepada setiap pemimpin yang sudah diberi dukungan oleh rakyat,” ujarnya.
Untuk itu, JBR mengajak seluruh kader dan simpatisan Partai NasDem untuk bergandengan tangan untuk mendukung dan bersinergi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Jayapura.
“Siapapun pemimpinnya, kita akan tetap tegak dalam jalan restorasi. Kita akan tetap akan menjawab aspirasi rakyat. Untuk itu, kepada rakyat Kota Jayapura jangan khawatir jika JBR-HADIR tidak jadi Wali Kota, baru program rehab rumah akan berhenti, tapi itu akan tetap berjalan, karena Partai NasDem ada. Ada program penyambungan listrik gratis, lampu jalan dan lainnya, akan terus kami perjuangkan untuk melayani rakyat,” imbuhnya.
Wakil Ketua I Bidang Ideologi, Organisasi dan Kaderisasi DPW Partai NasDem Provinsi Papua, Herlin Beatrix Monim, juga menekankan pentingnya Rakerda sebagai ajang konsolidasi partai hingga ke tingkat akar rumput.
“Rakerda bukan sekadar rapat biasa, ini adalah ruang konsolidasi untuk menjawab kebutuhan rakyat. Kita harus memperkuat organisasi dan kesiapan menghadapi kontestasi politik ke depan, termasuk Pemilu 2025,” terang Herlin.
Ia menegaskan bahwa meskipun Ketua DPW tidak terpilih dalam Pilkada sebelumnya, Partai NasDem tetap konsisten bekerja untuk rakyat.
Sementara itu, Plt Asisten I Sekda Kota Jayapura, dr. I Nyoman Sri Antari, yang mewakili Wali Kota Jayapura, menyampaikan bahwa Rakerda adalah bagian penting dalam pendidikan politik dan penguatan demokrasi.
“Rakerda bukan hanya ajang silaturahmi, tapi juga media pengambilan keputusan dan evaluasi program kerja partai. Pemerintah kota menyambut baik kegiatan seperti ini karena dapat menjadi ruang kolaborasi untuk membangun daerah bersama,” katanya.
Ia menambahkan bahwa sinergi antara partai politik dan pemerintah sangat penting untuk mencari solusi dari berbagai persoalan di masyarakat.
“Organisasi politik harus bisa menyesuaikan program kerjanya dengan program pembangunan pemerintah, sehingga terjalin komunikasi dan kolaborasi yang menghasilkan kemajuan daerah,” imbuhnya. <span;>(bat)















