KenniusJAYAPURA, Papuaterkini.com – Adanya tudingan terhadap Pj Gubernur Papua Agus Fatoni dalam kunjungan kerjanya ke sejumlah daerah di Provinsi Papua terkesan memberi pesan dan menggiring untuk memilih kandidat tertentu, ditanggapi serius Wakil Ketua Tim Koalisi Papua Cerah, Kenius Kogoya.
Secara tegas, Kenius Kogoya menilai bahwa kunker Pj Gubernur Agus Fatoni itu sudah sesuai tugasnya yang diberikan oleh negara dalam rangka mensukseskan Pemilihan Suara Ulang (PSU) Pemilihan Gubernur (Pilgub) Papua pada 6 Agustus 2025.
Untuk itu, Ketua DPD Partai Hanura Provinsi Papua ini meminta kubu sebelah untuk tidak mencurigai Pj Gubernur Papua.
“Jadi, teman-teman kita yang disebelah itu, jangan curiga terus. Pak Pj Gubernur itu sedang melaksanakan tugas kenegaraan, kunjungan ke setiap kabupaten/kota di Papua itu adalah bagian dari bagaimana memberikan motivasi, semangat kepada pemerintah daerah kabupaten/kota untuk suksesnya PSU, karena itu bagian dari agenda negara,” kata Kenius Kogoya, Senin, 4 Agustus 2025.
“Jadi, jika beliau bicara soal butuh pemimpin yang membawa keamanan, kedamaian di atas Tanah Papua, itu tidak salah. Pak gubernur harus menyampaikan itu. Kenapa? Karena pemerintah itu memang memberikan kenyamanan, gubernur itu dia akan membawa damai untuk semua umat, khan begitu. Jadi, bukan membawa permusuhan atau apapun,” sambungnya.
Kenius kembali meminta kepada tim BTM – CK untuk tidak mencurigai terus, apalagi Pj Gubernur Agus Fatoni tidak menyebut nama.
“Beliau tidak menyebut nama. Dan, beliau menyampaikan secara umum. Kok dorang yang kebakaran jenggot, begitu loh. Saya pikir ini, janganlah curiga-curiga terus, menyebar berita hoaks dan membuat perpecahan terus,” tandasnya.
Menurutnya, berbicara keamanan dan kedamaian merupakan hal yang fundamental. Apalagi, seorang pemimpin harus membawa damai.
“Jadi, pesan-pesan moral yang disampaikan oleh Pj Gubernur kepada masyarakat di Provinsi Papua dalam kunjungan kerjanya ke daerah, itu betul dan beliau harus menyampaikan itu. Tapi kenapa mereka di sebelah mencurigai itu,” ujarnya.
Untuk itu, Kenius meminta jangan bermain politik dengan kekanak-kanakan. Jika tidak mampu untuk bersaing, berpolitik dengan santun dan baik, maka tidak usah berpolitik atau bertarung.
“Jadi, tidak ada yang salah dengan penyampaian Pj Gubernur itu,” pungkasnya. (bat)















