BIAK, Papuaterkini.com – Mintje A. Yawan, SE.,M.Pd resmi menduduki posisi Wakil Ketua III DPR Kabupaten Biak Numfor dari pengkatan jalur Otonomi Khusus (Otsus) untuk periode 2024 – 2029, sejak Jumat, 15 Agustus 2025.
Sidang paripurna pengucapan sumpah/janji Wakil Ketua III DPRK itu dipimpin oleh Ketua DPRK Biak Numfor Daniel Rumanasem dan dihadiri langsung oleh Bupati Markus O. Mansnembra, SH, MM bersama Wakil Bupati Jimmy C. Kapisa.
“Atas nama pribadi dan atas nama Pemerintah Kabupaten Biak Numfor, saya menyampaikan ucapan selamat kepada saudari Mintje Anna Yawan yang baru saja diambil sumpah janjinya sebagai salah satu unsur pimpinan DPRK Biak Numfor,” ujar Bupati Markus Mansnembra dalam sambutannya.
Dikatakan, penambahan kursi DPR di wilayah Tanah Papua, baik tingkat provinsi maupun kabupaten/kota berdasarkan revisi Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2021 tentang Perubahan Kedua atas UU Nomor 21 Tahun 2001 tentang Otonomi Khusus Provinsi Papua, dimana revisi undang-undang ini memberikan kesempatan bagi Orang Asli Papua (OAP) untuk diangkat jadi anggota DPR Kebupaten dan DPR Provinsi melalui unsur adat.
“Pemberian kesempatan bagi orang asli Papua diangkat melalui jalur Otsus kembali dipertegas dalam Peraturan Pemerintah Nomor 106 tahun 2021. Di PP ini pemerintah memberikan kesempatan kepada OAP untuk duduk di kursi parlemen, baik DPR tingkat provinsi maupun dpr tingkat kabupaten/ kota tanpa jalur politik,” jelasnya.
Sesuai ketentuan dalam UU Otsus, lebih jauh Bupati Markus menjelaskan, bahwa perhitungan alokasi kursi untuk DPRK dan DPRP jalur pengangkatan Otsus adalah seperempat atau 20 persen (20%) dari total kursi yang ada, sehingga di DPR Kabupaten Biak Numfor yang jumlahnya 25 orang saat ini telah menjadi 31 orang setelah 6 orang hasil seleksi dari jalur otonomi khusus telah dilantik beberapa waktu lalu.
“Sebagai jembatan dan penyambung lidah masyarakat, tentunya kami berharap kepada DPRK dari jalur Otsus maupun jalur hasil Pemilu 2024, agar kita dapat membangun sinergi dan kolaborasi sebagai mitra yang kuat dalam menjalankan program-program pembangunan dengan melakukan lompatan-lompatan besar, dengan kecepatan dan ketepatan aksi yang harus dilakukan secara berkelanjutan,” paparnya.
Bupati Markus Mansnembra, mengajak semua unsur termasuk jajarannya dan DPRK untuk terus bergerak, berinovasi dan mengembangkan cara-cara serta nilai-nilai baru dalam menjalankan tugas ataupun fungsinya.
“Keberlanjutan pemerintahan dan pembangunan ke arah yang lebih baik merupakan suatu harapan yang terus kita gelorakan dan perjuangkan,” pungkasnya. (un)















