BIAK, Papuaterkini.com – Upacara peringatan detik-detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke 80, tanggal 17 Agustus 2025 di Kabupaten Biak Numfor bakal berlangsung monumental.
Bagaimana tidak, selain dilakukan di wilayah Kepulauan terluar Kabupaten Biak Numfor, upacara pengibaran bendera kali ini juga diback up oleh dua kapal perang, yakni KRI Mata Bongsang dan KRI Dorang.
Tak hanya itu, pengibaran bendera juga akan mulai dari bawah laut sampait ke darat, tepatnya di Dermaga Bromsi, Distrik Kepulauan Aimondo, Kabupaten Biak Numfor. Selain KRI Mata Bonsang, upacara peringatan HUT RI tingkat Kabupaten Biak Numfor yang baru pertama kali dilakukan di wilayah kepulauan juga diback up oleh KRI Dorang dan sejumlah kapal-kapal perintis.
“Upacara peringatan detik-detik proklamasi di Kabupaten Biak Numfor pada dasarnya sudah siap, sudah dilakukan gladi pengibaran bendera dari bawah laut dengan melibatkan KRI Mata Bongsang. Upacara ini juga akan dihadiri para pimpinan daerah, TNI/Polri, pimpinan lembaga-lembaga terkait dan tentunya semua unsur masyarakat,” ujar Plt Sekretaris Daerah yang juga adalah Ketua Panitia HUT Kemerdekaan RI ke-80 Kabupaten Biak Numfor, Zacharias L. Mailoa, ST, MM, Sabtu, 16 Agustus 2025.
Sebelumnya juga, Bupati Biak Numfor Markus Octovianus Mansnembra, SH, MM, mengatakan, peringatan HUT Kemerdekaan Indonesia ke 80 di Kabupaten Biak Numfor agak berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Dimana pada tahun ini, tahun 2025, pelaksanaanya dilakukan di wilayah kepulauan.
“Peringatan HUT RI di wilayah kepulauan memiliki makna penting sebagai simbol persatuan, nasionalisme, dan cinta tanah air. Selain itu, kegiatan ini juga dapat menjadi sarana promosi pariwisata bahari dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan laut dimana kita ketahui bersama bahwa Kabupaten Biak Numfor adalah wilayah kepulauan,” ujar Bupati dalam pidato kenegaraan sebelumnya.
Penting untuk dipahami, lanjut Bupati, bahwa Kabupaten Biak Numfor wilayahnya adalah kepulauan memiliki posisi strategis dalam pertahanan nasional, terutama karena letaknya di jalur perairan menuju samudera pasifik. posisi ini menjadikannya penting dalam konteks keamanan maritim dan pengawasan wilayah udara.
“Peringatan detik-detik proklamasi dengan pengibaran bendera di tanggal 17 agustus 2025 ini menjadi sangat penting untuk menunjukkan kedaulatan negara yang tak terbatas hingga ke wilayah kepulauan sekalipun, dan juga menjadi simbol kecintaan rakyat Biak Numfor terhadap negara kesatuan republik indonesia dimanapun mereka berada,” imbuhnya. (bat)















