JAYAPURA, Papuaterkini.com – Komisi I DPR Papua meminta Pemerintah Provinsi Papua segera memprioritaskan pelantikan 11 kursi anggota DPR Papua melalui mekanisme atau jalur pengangkatan.
Hal ini disampaikan Ketua Komisi I DPR Papua, Tan Wie Long, usai rapat kerja bersama Sekretaris Daerah Papua Suzana Wanggai menjelang pembahasan materi APBD Perubahan 2025 di Jayapura, Jumat, 12 September 2025.
Menurut Tan Wie Long, proses pelantikan 11 kursi anggota DPR Papua dari mekanisme pengangkatan tersebut tidak memiliki hambatan dari sisi regulasi sehingga tidak perlu ditunda.
“Kami Komisi I DPR Papua meminta supaya eksekutif dapat menyampaikan kepada legislatif untuk bisa punya perhatian, agar pelantikan 11 kursi dari mekanisme pengangkatan ini diprioritaskan. Dari sisi regulasi sudah clear, silakan saja jika ada pihak yang keberatan melakukan gugatan, tetapi proses pelantikan tidak bisa ditunda,” tegasnya.
Selain persoalan 11 kursi, rapat kerja juga membahas keterbatasan anggaran yang berdampak pada kegiatan DPR Papua. Kondisi ini, kata Politisi Partai Golkar ini, membuat kinerja dewan dalam menyalurkan aspirasi masyarakat tidak berjalan maksimal.
“Kami meminta kepada eksekutif melalui Ibu Sekda agar ada perhatian, sehingga aspirasi-aspirasi masyarakat dan konektivitas antara DPR dengan masyarakat bisa terjalin baik. Itu tentu membutuhkan pembiayaan,” jelas Along, sapaan akrabnya.
Isu lain yang turut disorot Komisi I DPR Papua adalah fungsi pengawasan pemerintah provinsi terhadap kabupaten/kota, khususnya wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T). Pembangunan serta peningkatan sumber daya manusia di daerah tersebut perlu mendapat perhatian serius dari Pemprov Papua.
“Kami berharap pemerintah daerah memberikan perhatian lebih, sehingga kabupaten yang masih berstatus 3T dapat mengejar ketertinggalannya,” pungkasnya.
Sekadar diketahui, Menteri Dalam Negeri telah mengeluarkan SK untuk proses pelantikan 11 kursi anggota DPR Papua dari jalur pengangkatan ini pada 31 Juli 2025, namun hingga kini pelantikan belum juga dilaksanakan. (bat)















