Chaption Foto: Penyerahan bantuan sembako dari Presiden Prabowo Subianto kepada masyarakat di Kampung Tobati Injros.
JAYAPURA, Papuaterkini.com – Penyaluran bantuan sembako dari Presiden Prabowo Subianto kepada masyarakat Kampung Tobati-Injros, Distrik Jayapura Selatan, pada Jumat (17/10/2025), tidak hanya menjadi kegiatan sosial semata.
Momentum ini juga menginspirasi warga untuk menggelar gerakan kebersihan lingkungan sebagai wujud rasa syukur dan kepedulian terhadap lingkungan sekitar.
Kegiatan berlangsung di kediaman Keondoafian Tobati-Injros, Entrop, dan dihadiri ratusan warga yang dengan antusias mengikuti aksi bersih-bersih kampung sebelum menerima bantuan.
Ondoafi Besar Kampung Tobati-Injros, Petrus Yahe Hamadi, menyampaikan apresiasi kepada Presiden Prabowo atas perhatian dan kepeduliannya terhadap masyarakat Papua.
“Bantuan ini bukan sekadar materi, tetapi bukti nyata kepedulian pemerintah dalam membangun masyarakat Papua yang sehat, maju, dan sejahtera,” ujar Petrus.
Ia menambahkan, kegiatan tersebut menjadi momentum untuk menumbuhkan kesadaran kolektif menjaga kebersihan dan lingkungan hidup di kampung.
“Kami bertekad menjadikan kegiatan bersih-bersih sebagai budaya dan rutinitas masyarakat, bukan hanya kegiatan seremonial sesaat,” tegasnya.
Petrus yang turut didampingi para tokoh adat juga menegaskan dukungan penuh masyarakat terhadap program pemerintah pusat di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo.
“Kami berkomitmen mendukung seluruh program pemerintah serta menjaga keamanan dan kedamaian di Tanah Papua,” katanya.
Sementara itu, Yopi Hamadi, salah satu warga penerima bantuan, mengaku bersyukur atas kepedulian Presiden dan pemerintah pusat.
“Bantuan sembako ini sangat meringankan beban ekonomi keluarga kami. Yang lebih membanggakan, kegiatan ini mempersatukan masyarakat dalam semangat gotong royong,” ujarnya.
Ia berharap kegiatan positif semacam ini dapat melibatkan generasi muda agar tumbuh rasa tanggung jawab sosial dan kecintaan terhadap kampung halaman.
“Kami ingin anak-anak muda ikut aktif agar terhindar dari pengaruh negatif dan bisa ikut membangun kampung,” pungkas Yopi.
Kegiatan penyaluran bantuan dan aksi kebersihan tersebut menjadi simbol sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam mewujudkan Papua yang bersih, sehat, dan sejahtera. (bat)















