BIAK, Papuaterkini.com – Pemerintah Kabupaten Biak Numfor resmi menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Bank Papua, bertempat di Swiss-Belhotel Biak, Senin (20/10/2025).
Kerja sama ini bertujuan untuk memperkuat tata kelola dan optimalisasi keuangan daerah melalui sistem digital.
Penandatanganan PKS dilakukan oleh Bupati Biak Numfor Markus O. Mansnembra dan Direktur Keuangan Bank Papua, Pujianto, disaksikan oleh Kepala BPKAD Biak Numfor Gunadi, serta sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Biak Numfor.
Adapun ruang lingkup kerja sama meliputi pengelolaan Rekening Kas Umum Daerah (RKUD), Payroll Gaji dan Fasilitas Kredit Pegawai, serta penyediaan layanan perbankan dalam pembayaran pajak dan retribusi daerah. Selain itu, kerja sama juga mencakup optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui penerapan Tax Online, SP2D Online, serta Nota Kesepahaman (MoU) terkait penerimaan pajak dan retribusi daerah secara digital.
Bersamaan dengan PKS tersebut, Pemkab Biak Numfor juga meluncurkan secara resmi Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D) Online, serta menggelar sosialisasi Standar Satuan Harga (SSH) 2026 dan penyerahan pagu anggaran tahun 2026.
Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Biak Numfor.
Dalam sambutannya, Bupati Markus O. Mansnembra menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran tim anggaran dan pengelola keuangan daerah atas keberhasilan peluncuran SP2D Online.
“Kita menjadi pemerintah daerah ketiga di Provinsi Papua yang berhasil meluncurkan SP2D Online. Ini sebuah kebanggaan, karena hasil kerja keras tim mampu memenuhi seluruh persyaratan sesuai regulasi yang berlaku,” ujarnya.
Sementara itu, Direktur Keuangan Bank Papua, Pujianto, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Biak Numfor atas kepercayaan yang diberikan kepada Bank Papua sebagai mitra strategis pengelolaan keuangan daerah.
“Kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Bupati dan jajaran Pemkab Biak Numfor yang telah memberikan kepercayaan kepada Bank Papua. Kami siap mendukung seluruh kegiatan pemerintah daerah, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten se-Tanah Papua,” katanya.
Di sisi lain, Kepala BPKAD Biak Numfor, Gunadi, menjelaskan bahwa penerapan SP2D Online bertujuan meningkatkan efisiensi, kecepatan, serta keamanan dalam proses pencairan dana APBD.
“SP2D Online akan mewujudkan tata kelola keuangan daerah yang transparan, akuntabel, dan berbasis elektronik. Dengan sistem ini, data SP2D dapat diterima langsung oleh bank tanpa perlu dokumen fisik,” jelasnya.
Langkah digitalisasi ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Biak Numfor untuk memperkuat sinergi dengan Bank Papua, serta mendorong transformasi menuju tata kelola keuangan daerah yang modern, efisien, dan terpercaya. (un)















