JAYAPURA, Papuaterkini.com – Perayaan Milad ke-40 Ikatan Keluarga Banyuwangi (Ikawangi) Papua berlangsung meriah dan penuh makna di Caffe D’Sante, Holtekamp, Kota Jayapura, Minggu (26/10/2025).
Acara bertema “Dengan Silaturahmi, Ikawangi Berinovasi dan Berprestasi” itu dihadiri ratusan warga Banyuwangi dari Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Keerom, dan sekitarnya.
Perayaan empat dekade Ikawangi dimeriahkan dengan pentas seni budaya khas Banyuwangi seperti Tari Gandrung dan Kuda Lumping dalam pertunjukan bertajuk “Harmoni Bumi Blambangan di Tanah Papua.”

Puluhan penari dari DPC Ikawangi Kota Jayapura, Koya, dan Nimbokrang tampil memukau, diawali dengan tarian simbolik penari berkostum burung Garuda.
Ketua Panitia Milad ke-40, Syaiful Rahman, SE, menyampaikan bahwa suksesnya kegiatan ini berkat dukungan seluruh anggota dan donatur. “Kegiatan ini terselenggara atas semangat kebersamaan dan gotong royong seluruh sedulur Ikawangi,” ujarnya.
Hadir dalam acara tersebut, mantan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Erman Suparno, Prasetyadi mewakili Ketua Umum Ikawangi Pusat Mayjen (Purn) H. Rusdi Ma’sum, Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekda Papua M.B. Setyo Wahyudi, Sekjen Forkom LKN H. Ir. Junaedi Rahim, Forkompimda Papua, serta para pimpinan paguyuban lintas daerah.

Silaturahmi, Inovasi, dan Prestasi
Ketua Umum Ikawangi Papua, Dr. H. Hadi Subroto, SE, NPP, MSi, dalam sambutannya menekankan tiga pilar utama yang menjadi semangat peringatan kali ini — silaturahmi, inovasi, dan prestasi.
“Silaturahmi adalah fondasi kekuatan kita. Inovasi menjadi keniscayaan di era perubahan. Sedangkan prestasi adalah buah nyata dari kebersamaan dan kreativitas warga Ikawangi,” ungkapnya.
Menurut Hadi, pada usia ke-40, Ikawangi harus memperkuat jaringan intelektual antaranggota, mendorong knowledge sharing lintas generasi, serta mengembangkan program inkubasi bagi wirausaha muda agar mampu bersaing di kancah nasional.
“Ikawangi harus menjadi organisasi yang solid, terbuka, dan berkontribusi nyata bagi Papua dan Indonesia,” ujarnya.
Pesan Kebersamaan dari Dewan Penasehat
Ketua Umum DPP HKJSM di Tanah Papua sekaligus Dewan Penasehat Ikawangi Papua, H. Sarminanto, SH, MH, mengingatkan warga Ikawangi agar tetap menjunjung tinggi prinsip “dimana bumi dipijak, di situ langit dijunjung.”
“Kita harus mampu bersinergi dengan pemerintah dan masyarakat Papua, menjaga nilai-nilai persatuan dan membangun peradaban. Kalau tidak bisa membantu, jangan merusak, tapi mari terus melestarikan kebaikan,” pesannya.

Apresiasi dari Pusat dan Pemerintah Papua
Ketua Umum Ikawangi, Mayjen (Purn) Rusdi Maksum diwakili Prasetyadi menyampaikan rasa bangga terhdap semangat warga Banyuwangi di Papua.
“Empat puluh tahun bukan waktu yang singkat. Ini bukti kekompakan dan semangat gotong royong yang luar biasa. Dimanapun ada sedulur Banyuwangi, di situlah rumah kita sendiri,” ujarnya.
Sementara itu, Asisten II Sekda Papua M.B. Setyo Wahyudi, yang hadir mewakili Gubernur Papua Matius D. Fakhiri, menilai Ikawangi telah berperan aktif menjaga keharmonisan di Tanah Papua.
“Ikawangi bukan hanya melestarikan budaya Banyuwangi, tapi juga memperkuat harmoni sosial dengan masyarakat lokal. Semangat mereka sejalan dengan visi Pemprov Papua dalam membangun Papua yang maju, sehat, cerdas, dan produktif,” jelasnya.
Ia menambahkan, organisasi seperti Ikawangi bisa menjadi motor penggerak ekonomi kreatif dan pelestarian budaya yang memberi manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat.
Empat Dekade untuk Harmoni
Empat puluh tahun perjalanan Ikawangi Papua mencerminkan kekuatan silaturahmi warga Banyuwangi di Tanah Rantau. Melalui semangat guyub rukun dan gotong royong, Ikawangi terus berkontribusi memperkuat kebersamaan, melestarikan budaya, dan mendukung pembangunan Papua yang damai dan inklusif. (bat)















