JAYAPURA, Papuaterkini.com – Ketua DPR Papua, Denny Henrry Bonai, ST, MM, MH, mendesak Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Provinsi Papua untuk segera menyiapkan dan menyerahkan materi Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Papua tahun 2026 kepada DPR Papua.
Sebab, hingga Senin, 17 November 2025, DPR Papua belum menerima dokumen Rancangan Kebijakan Umum Anggaran dan Plafon Prioritas Anggaran Sementara (KUA-PPAS) yang menjadi dasar pembahasan APBD 2026.
Denny Bonai berharap materi rancangan KUA-PPAS untuk APBD Provinsi Papua tahun anggaran 2026 dapat segera dibahas.
“Kami akan menyurat secara resmi kepada Pemprov Papua dan TAPD untuk segera menyerahkan materi KUA-PPAS. Target kami awal Desember 2025 sudah dilakukan Sidang Paripurna agar pembahasan dapat dilanjutkan oleh komisi bersama mitra terkait,” ujar Denny.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa penyusunan APBD 2026 harus selaras dengan visi misi Gubernur dan Wakil Gubernur Papua, yaitu “Papua Cerah: Papua Cerdas, Sejahtera, dan Harmoni.”
Selain itu, Denny juga mengingatkan agar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) merumuskan program dan anggaran yang mendukung program unggulan Gubernur Matius Fakhiri dan Wakil Gubernur Aryoko Rumaropen, yakni Kartu “Mace Kasih Jalan”, terdiri dari Kartu Mahasiswa Cerdas (Mace), Kartu Kesehatan untuk Ibu Hamil (Kasih) dan Kartu Jaminan Lanjut Usia (Jalan).
“Kami berharap rancangan APBD 2026 disusun cepat, tepat, dan menjawab kebutuhan masyarakat sesuai visi misi gubernur,” tegas Denny.
Dengan penyelesaian dokumen APBD 2026 secara tepat waktu, imbuh Denny, DPR Papua berharap implementasi pembangunan daerah pada tahun mendatang dapat berjalan lebih optimal, terarah, serta memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat Papua. (bat)















