JAYAPURA, Papuaterkini.com – Manajemen Alpha Aviation Group (AAG) Indonesia resmi membuka kantor AAG Indonesia Flight Academy di Kabupaten Biak Numfor, Papua, Senin (17/11/2025).
Pembukaan tersebut disambut baik oleh para pemangku kebijakan di Papua, termasuk Ketua DPR Papua Denny Henrry Bonai, ST, MM, MH, dan Wakil Gubernur Papua Aryoko AF Rumaropen, SP, M.Eng didampingi Ketua Kadin Papua, Ronald Antonio, yang menerima kunjungan manajemen AAG Indonesia pada Selasa (18/11/2025).
Director AAG Indonesia, Ir Karin Item, MM, mengungkapkan alasan pemilihan Biak sebagai lokasi sekolah penerbangan, karena memiliki landasan pacu yang panjang, kondisi wilayah yang datar, serta dinilai aman untuk pelatihan penerbangan.
“Kami membuka sekolah pilot di Biak agar anak-anak Papua tidak perlu jauh ke luar daerah. Saat ini sudah dibuka kantor untuk penerimaan siswa baru, dan kami menargetkan 50 siswa pertama mulai Januari 2026,” jelasnya.
Karin menambahkan, keberadaan sekolah di Biak diharapkan dapat menekan biaya pendidikan, sekaligus mencetak instruktur asli Papua. Dari 50 siswa, direncanakan 10 lulusan terbaik akan dipersiapkan sebagai instruktur penerbangan.
Selain Papua, AAG Indonesia Flight Academy memiliki pusat di Batam dan telah beroperasi selama 13 tahun, serta memiliki cabang di Filipina, India, dan Inggris.
DPR Papua Apresiasi dan Dukung Penuh
Ketua DPR Papua Denny Henrry Bonai menyampaikan apresiasi atas dibukanya sekolah penerbangan pertama di Tanah Papua tersebut.
“Kami mengucapkan terima kasih karena untuk pertama kalinya sekolah penerbangan hadir di Papua. Kami berharap para kepala daerah dapat mengirim putra-putri terbaik untuk mengikuti pendidikan penerbangan di Biak,” ujar Denny.
Ia menilai kehadiran AAG Indonesia tidak hanya berdampak pada peningkatan SDM penerbangan, tetapi juga akan membuka peluang usaha dan menopang perputaran ekonomi daerah. AAG Indonesia juga menyampaikan rencana membantu rute penerbangan pendek seperti Biak–Manokwari, Sorong dan Ambon, untuk mendukung sektor pariwisata.
Wakil Ketua I DPR Papua, Herlin Beatrix M Monim, SE, MM, menilai langkah tersebut sangat strategis bagi peningkatan konektivitas dan kemandirian SDM penerbangan di Papua.
“Papua memiliki topografi menantang, sehingga pilot lokal yang memahami kondisi wilayah sangat penting. Biak juga berpotensi menjadi pusat logistik udara dan industri penerbangan,” katanya.
Wagub Papua: Tingkatkan SDM dan Akses Pendidikan Penerbangan
Wakil Gubernur Papua, Aryoko AF Rumaropen, SP, M.Eng, menyambut baik dan akan menindaklanjuti dukungan teknis bersama Dinas Pendidikan.
“Karena ini terkait pendidikan, kami berharap AAG Indonesia mampu memberi peluang lebih besar bagi anak Papua. Jika dulu harus ke luar Papua, kini bisa dijangkau lebih dekat,” ujarnya.
Wagub memastikan akan melaporkan rencana pembukaan sekolah penerbangan tersebut kepada Gubernur dan dinas terkait untuk mendorong dukungan kebijakan dan regulasi. (bat)















