GAMKI Yalimo Gelar Ibadah Perdana, Ajak Pemuda Lawan Hoaks dan Jadi Agen Perubahan

Suasana ibadah perdana GAMKI Kabupaten Yalimo di Elelim.
banner 120x600

YALIMO, Papuaterkini.com – Dewan Pimpinan Cabang Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (DPC GAMKI) Kabupaten Yalimo menggelar ibadah perdana tahun 2026 di Ibu Kota Elelim, Kabupaten Yalimo, Papua Pegunungan, Sabtu, 31 Januari 2026.

Ibadah ini menjadi momentum awal konsolidasi pemuda Kristen di Yalimo dalam memperkuat peran gereja, pemerintah, dan masyarakat.

Ibadah perdana GAMKI Yalimo mengusung tema nasional GAMKI, “Pulihkanlah Bangsa Kami” (Mazmur 80), dan dipimpin oleh Calon Pelayan Merry Sawiyai, S.Si.Teol. Kegiatan tersebut dihadiri oleh pemuda-pemudi Kristen dari berbagai denominasi gereja di Kabupaten Yalimo.

Dalam refleksi firman Tuhan yang diambil dari 1 Timotius 4:12, jemaat diajak untuk menjadi teladan dalam perkataan, tingkah laku, kasih, kesetiaan, dan kesucian. Firman tersebut memberikan motivasi kepada pemuda Kristen agar tetap menjaga karakter Kristus, aktif dalam pelayanan gereja, serta berkontribusi positif bagi pembangunan daerah dan pemerintahan.

“Dengan karakter Kristus, pemuda akan menjadi kuat menghadapi berbagai tantangan zaman,” disampaikan dalam khotbah tersebut.

Ketua Bidang Informasi dan Data GAMKI Yalimo, Arius Tibul, menyoroti berbagai isu sosial yang berkembang di Kabupaten Yalimo. Ia menegaskan bahwa pemuda harus tampil sebagai agen perubahan dengan memberikan kontribusi pemikiran yang membangun bagi masa depan daerah.

Arius juga mengingatkan pentingnya mencegah dan meninggalkan penyebaran informasi hoaks yang marak beredar di tengah masyarakat. Menurutnya, hoaks dapat merusak persatuan dan berpotensi menimbulkan konflik sosial.

“Pemuda perlu mendekatkan diri kepada gereja dan persekutuan agar memiliki karakter Kristus. Pemuda adalah tulang punggung gereja dan pemerintah,” ujarnya.

Ketua DPC GAMKI Yalimo, Simon Walilo, S.IKom, menegaskan bahwa GAMKI secara aktif berupaya mencegah penyebaran hoaks di Kabupaten Yalimo. Ia menyebutkan bahwa informasi palsu yang tidak dicegah dapat berdampak fatal dan memicu konflik sosial, terlebih Yalimo saat ini berada dalam zona rawan konflik.

“GAMKI mengajak seluruh pemuda gereja untuk bersatu dan memberantas segala bentuk informasi hoaks, baik terkait pembangunan pemerintah, sosial, maupun politik,” tegas Simon.

Ke depan, DPC GAMKI Yalimo juga berencana menggelar diskusi publik yang melibatkan pemerintah dan pemuda. Kegiatan ini bertujuan mendorong pembangunan Kabupaten Yalimo yang selaras dengan visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati.

Selain itu, GAMKI Yalimo juga akan melaksanakan Konferensi Cabang (Konfercab) ke-III yang direncanakan berlangsung pada Februari 2026. Melalui momentum tersebut, GAMKI mengajak seluruh pemuda Kristen yang memiliki potensi untuk bergabung, mengingat GAMKI merupakan wadah pemuda Kristen yang bersifat oikumenis, nasionalis, dan inklusif.

“Sudah saatnya pemuda bersatu, membangun komunikasi dengan pemerintah, gereja, dan seluruh elemen masyarakat demi kemajuan Yalimo,” pungkasnya. (bat)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *