BIAK NUMFOR, Papuaterkini.com – Badan Pengurus Daerah (BPD) Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Kabupaten Biak Numfor menggelar Musyawarah Daerah (Musda) ke-9 yang dihadiri anggota KKSS serta tokoh masyarakat di Swiss-Belhotel Biak, Minggu (15/02/2026).
Musda ke-9 ini menjadi momentum penting bagi organisasi dalam menentukan arah kepemimpinan sekaligus memperkuat solidaritas warga KKSS di Kabupaten Biak Numfor.
Bupati Markus O. Mansnembra yang hadir sekaligus membuka kegiatan menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak akan mengintervensi jalannya proses pemilihan dalam Musda.
“Kami pastikan pemerintah daerah tidak akan mengintervensi jalannya Musda ini. Hak memilih sepenuhnya ada pada ketua-ketua pilar dan anggota KKSS,” tegasnya dalam sambutan.
Menurutnya, netralitas pemerintah penting agar kepengurusan yang terpilih benar-benar lahir dari aspirasi internal organisasi. Ia juga mengapresiasi kontribusi warga Sulawesi Selatan dalam pembangunan serta pergerakan ekonomi di Biak Numfor.
“KKSS telah menunjukkan kontribusi nyata dalam pembangunan daerah. Fakta di lapangan membuktikan warga KKSS adalah penggerak ekonomi di Biak Numfor,” ujarnya.
Bupati berharap Musda ke-9 dapat melahirkan kepemimpinan yang mampu menjaga soliditas organisasi sekaligus memperkuat kontribusi terhadap pembangunan daerah.
“Mari kita jaga Biak Numfor dengan potensi yang ada dan membangunnya secara bersama-sama,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua BPD KKSS Kabupaten Biak Numfor periode 2021–2026, H. Tempur, mengatakan Musda bukan sekadar agenda lima tahunan, tetapi momentum strategis untuk menentukan keberlanjutan organisasi di masa depan.
“Hari ini adalah hari terakhir masa kepengurusan kami. Musda ini menjadi kesempatan untuk melahirkan nahkoda baru yang mampu menjawab tantangan zaman,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa perbedaan pilihan dalam forum organisasi merupakan hal yang wajar, namun persatuan dan solidaritas tetap harus menjadi prioritas utama.
“Berbeda pilihan itu biasa, tetapi persatuan adalah hal yang utama,” tegasnya.
Ketua Panitia Musda ke-9, H. Alimuddin, menyampaikan pelaksanaan Musda mendapat antusiasme tinggi dari seluruh pilar dan warga KKSS. Ia menjelaskan, Musda diikuti oleh 17 pilar serta tiga badan otonom, dengan mekanisme pencalonan ketua yang harus diusung minimal oleh tiga pilar dan diverifikasi oleh steering committee.
“Siapapun yang terpilih nanti, kami berharap seluruh warga KKSS tetap mendukung dan berkolaborasi demi mewujudkan KKSS yang lebih baik di Kabupaten Biak Numfor,” katanya.
Melalui Musda ke-9 ini, KKSS Biak Numfor diharapkan mampu melahirkan kepemimpinan baru yang inovatif, solid, dan mampu mengoptimalkan potensi warga dalam mendukung pembangunan daerah. (bat)














