Ketua DPR Papua Serap Aspirasi Warga Kepulauan Yapen, Salurkan Bantuan  untuk GKI Bethel Borai

Ketua DPR Papua Denny Henrry Bonai, ST, MM, MH mendengar langsung aspirasi yang disampaikan masyarakat di Kampung Borai, Distrik Yawakukat, Kepulauan Yapen, Jumat, 20 Maret 2026.
banner 120x600

SERUI, Papuaterkini.com – Ketua DPR Papua, Denny Henrry Bonai, ST, MM, MH melaksanakan kegiatan reses tahap I tahun 2026 di Kampung Borai, Distrik Yawakukat, Kabupaten Kepulauan Yapen, Provinsi Papua, Jumat (20/3/2026).

Kegiatan reses ini menjadi ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan berbagai aspirasi dan kebutuhan yang selama ini dihadapi.

Dalam pertemuan tersebut, warga Kampung Borai menyampaikan sejumlah persoalan penting, di antaranya kebutuhan air bersih yang belum menjangkau seluruh rumah, normalisasi sungai, pengajuan proposal peresmian Gereja GKI Bethel Borai, serta bantuan rumah layak huni.

Ketua DPR Papaua, Denny Henrry Bonai, ST, MM, MH menyerahkan bantuan dana untuk panitia pembangunan Gereja Bethel Kampung Borai, Yawakukat, Kepuluan Yapen dalam reses, Jumat, 20 Maret 2026.

Menanggapi aspirasi tersebut, Denny Bonai menegaskan komitmennya untuk memperjuangkan kebutuhan masyarakat, khususnya yang berkaitan dengan infrastruktur dasar dan kesejahteraan warga.

Pada kesempatan yang sama, ia juga menyerahkan bantuan pribadi sebesar Rp20 juta untuk mendukung peresmian Gereja GKI Bethel Borai sebagai bentuk dukungan terhadap kegiatan keagamaan masyarakat setempat.

Terkait usulan bantuan rumah layak huni, Denny menjelaskan bahwa hal tersebut akan ditindaklanjuti melalui program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) dari Kementerian PUPR/PKP. Program ini ditujukan untuk memperbaiki Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

Ketua DPR Papua, Denny Henrry Bonai, ST, MM, MH foto bersama warga Kampung Borai, Yawakukat, Kepulauan Yapen dalam reses, Jumat, 20 Maret 2026.

Ia juga menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Papua di bawah kepemimpinan Gubernur Matius D Fakhiri menargetkan pembangunan 14 ribu unit rumah melalui berbagai skema, dengan 2.100 unit diantaranya akan dibangun atau direhabilitasi pada tahun 2026.

Selain menyerap aspirasi, kegiatan reses ini juga diisi dengan makan bersama masyarakat serta pembagian bantuan sembako sebagai bentuk kepedulian dan kebersamaan antara wakil rakyat dan warga. (bat)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *