BIAK, Papuaterkini.com – Bupati Kabupaten Biak Numfor, Markus O. Mansnembra, secara resmi membuka kegiatan Halal Bihalal yang dirangkaikan dengan Forum Discussion Group (FDG) wartawan di Kabupaten Biak Numfor, yang berlangsung di Swiss-Belhotel Biak, Senin (7/4/2026).
Dalam sambutannya, Bupati Markus mengajak seluruh peserta untuk mempererat silaturahmi melalui momentum Halal Bihalal tersebut.
“Momentum Halal Bihalal dan FDG ini adalah saat yang tepat bagi kita untuk saling memaafkan dan memperkuat kebersamaan,” ujarnya.
Ia menilai kegiatan FDG dengan tema perlindungan wartawan dari sanksi hukum Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) serta KUHP baru sangat relevan di era digital saat ini.
Menurutnya, pers memiliki peran strategis dalam menyampaikan informasi, memberikan edukasi kepada masyarakat, serta menjalankan fungsi kontrol sosial.
“Kita ingin pers yang bebas, tetapi bertanggung jawab. Kita ingin pemberitaan yang kritis, tetapi tetap berbasis fakta dan mematuhi Kode Etik Jurnalistik,” tegasnya.
Bupati Markus menekankan bahwa profesionalisme wartawan menjadi kunci utama dalam menjalankan tugas jurnalistik. Ia mengingatkan agar setiap berita disajikan secara akurat, berimbang, serta melalui proses verifikasi yang baik.
Selain itu, ia menegaskan bahwa wartawan memiliki perlindungan hukum berdasarkan Undang-Undang Pers. Namun demikian, penyelesaian sengketa pers sebaiknya dilakukan melalui mekanisme yang diatur oleh Dewan Pers.
“Sengketa pers seharusnya diselesaikan melalui hak jawab dan hak koreksi, bukan langsung ke ranah pidana,” jelasnya.
Melalui forum tersebut, Bupati berharap terbangun pemahaman yang sama antara wartawan dan aparat penegak hukum guna menghindari kriminalisasi terhadap karya jurnalistik.
Ia juga mengajak insan pers untuk berperan aktif dalam melawan penyebaran hoaks serta menjaga persatuan di tengah masyarakat.
“Wartawan harus menjadi bagian dari solusi dengan menyajikan informasi yang edukatif, bukan yang memecah belah,” tambahnya.
Di akhir sambutannya, Bupati kembali mengingatkan pentingnya menjaga kekompakan antarwartawan.
“Jaga kebersamaan dan komunikasi. Yang sudah bisa, bantu yang masih belajar,” pesannya.(un)



















