JAYAPURA, Papuaterkini.com – Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Provinsi Papua menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) bagi sembilan Dewan Pengurus Cabang (DPC) se-Papua di Hotel Horison Kotaraja, Minggu (12/4/2026).
Ke 9 DPC PKB se Papua itu, diantaranya DPC PKB Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Keerom, Sarmi, Mamberamo Raya, Waropen, Kepuluan Yapen, Supiori dan Biak Numfor. Kegiatan tersebut diawali dengan Halal Bihalal yang dihadiri oleh Asisten II Sekda Papua MB Setyo Wahyudi, unsur Forkopimda, serta sejumlah pimpinan partai politik di Papua.
Ketua DPW PKB Papua, H Heru Suroso, menyampaikan bahwa Halal Bihalal bukan sekadar tradisi, tetapi menjadi momentum penting untuk mempererat silaturahmi dan memperkuat persaudaraan antar kader.
“Ini bukan hanya tradisi, tetapi ruang untuk saling memaafkan dengan tulus serta membangun kembali energi kebersamaan,” ujarnya.
Ia juga mengungkapkan bahwa kegiatan Halal Bihalal tersebut merupakan yang pertama kali digelar di masa kepemimpinannya.
Lebih lanjut, Heru menegaskan bahwa Muscab DPC PKB se-Papua merupakan bagian penting dalam konsolidasi organisasi partai.
“Muscab bukan hanya agenda rutin, tetapi forum strategis untuk evaluasi, memperkuat struktur, dan melahirkan kepemimpinan yang amanah, visioner, serta mampu menjawab tantangan zaman,” katanya.
Menurutnya, Muscab ini juga menjadi langkah awal dalam mempersiapkan partai menghadapi Pemilu 2029, termasuk penguatan struktur hingga tingkat Pengurus Anak Cabang (PAC).
Heru menekankan bahwa PKB di Papua harus menjadi rumah besar bagi semua kalangan serta hadir sebagai partai yang memperjuangkan keadilan dan menjadi jembatan aspirasi masyarakat.
“Kader PKB harus turun langsung ke masyarakat, mendengar dan memperjuangkan kebutuhan rakyat dengan kerja nyata,” tegasnya.
Sementara itu, Wakil Sekjen DPP PKB, Daniel Johan, mengatakan bahwa PKB lahir dari perjuangan ulama dengan semangat membela rakyat kecil.
Ia menegaskan bahwa kepemimpinan di PKB harus mengutamakan kepentingan masyarakat di atas kepentingan pribadi maupun golongan.
“Kader PKB harus hadir dengan empati dan menjadi garda terdepan dalam memberikan solusi di tengah tantangan ekonomi masyarakat,” ujarnya.
Daniel juga berharap Muscab ini dapat melahirkan pemimpin daerah yang visioner dan mampu mewujudkan ideologi partai sebagai solusi bagi rakyat.
“Siapapun yang terpilih, harus satu komando dan sejalan dengan visi dan misi PKB,” tambahnya.
Apresiasi juga disampaikan oleh Gubernur Papua Matius D Fakhiri melalui Asisten II Sekda Papua MB Setyo Wahyudi.
Menurutnya, kegiatan Halal Bihalal dan Muscab serentak ini merupakan momentum strategis dalam memperkuat konsolidasi organisasi partai.
“Ini menunjukkan komitmen PKB dalam membangun struktur partai yang solid, demokratis, dan responsif terhadap aspirasi masyarakat,” ujarnya.(bat)














