BIAK, Papuaterkini.com – Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-XXXI tingkat Kabupaten Biak Numfor tahun 2026 resmi dibuka oleh Wakil Bupati Biak Numfor, Jimmy C.R. Kapisa, di Masjid Agung Baiturrahman, Kamis malam (16/04/2026). Sebanyak 264 kafilah turut ambil bagian dalam ajang tahunan tersebut.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati menegaskan bahwa MTQ bukan sekadar ajang perlombaan untuk mencari peserta terbaik dalam seni membaca Al-Qur’an, melainkan juga sebagai momentum memperdalam pemahaman dan pengamalan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.
“Ini bukan hanya sekadar ajang lomba mencari siapa yang terbaik dalam seni baca Al-Qur’an, tetapi lebih dari itu menjadi momentum untuk memperdalam pemahaman, penghayatan, dan pengamalan nilai-nilai suci Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Ia menambahkan, MTQ diharapkan menjadi wadah pembinaan generasi muda dalam membentuk karakter yang kuat dan berlandaskan nilai-nilai keislaman.
“Kita ingin mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki karakter yang kuat berdasarkan nilai-nilai Al-Qur’an untuk bersama-sama membangun Kabupaten Biak Numfor,” tambahnya.
Wakil Bupati juga menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh peserta serta mengingatkan agar mengikuti perlombaan dengan penuh keikhlasan.
“Tunjukkan kemampuan terbaik dengan niat yang ikhlas untuk menyiarkan kalam Allah. Kemenangan sejati adalah ketika mampu menjadi teladan bagi masyarakat dalam berakhlak mulia,” pesannya.
Ia juga menekankan pentingnya integritas dewan hakim dalam memberikan penilaian yang adil dan objektif, guna melahirkan qari dan qariah terbaik yang dapat mewakili Biak Numfor hingga ke tingkat nasional.
Sementara itu, Ketua Panitia, Hepi Astuti, menjelaskan bahwa MTQ ke-XXXI akan berlangsung selama tiga hari, mulai 16 hingga 19 April 2026.
“Kategori lomba meliputi cabang Tartil yang diikuti 52 peserta, Tilawah untuk jenjang anak, remaja hingga dewasa, serta kategori Murottal,” jelasnya.
Selain itu, terdapat pula cabang Hifzil Qur’an untuk kategori 1, 5, 10, dan 20 juz, serta lomba beregu Syahril Qur’an dan Fahmil Qur’an yang diikuti oleh 18 regu. (un)














