JAYAPURA, Papuaterkini.com — Gubernur Papua, Matius D Fakhiri, menilai pelaksanaan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) yang dirangkai dengan Diklatda dan Forum Bisnis Daerah (Forbisda) oleh HIPMI Papua merupakan momentum strategis untuk memperkuat konsolidasi organisasi dan mendorong peran pengusaha muda sebagai motor penggerak ekonomi daerah.
Menurut Fakhiri, pembangunan ekonomi Papua saat ini masih menghadapi berbagai tantangan, mulai dari keterbatasan kapasitas kewirausahaan lokal, rendahnya daya saing UMKM, hingga ketergantungan pada sektor tertentu.
Namun demikian, ia menegaskan Papua juga memiliki peluang besar yang dapat dimanfaatkan, seperti kekayaan sumber daya alam, pembangunan infrastruktur yang terus berkembang, serta dukungan kebijakan dari pemerintah pusat dan daerah.
“Di sinilah peran HIPMI menjadi sangat penting sebagai jembatan antara dunia usaha dan kebijakan publik, sekaligus sebagai wadah lahirnya pengusaha muda yang inovatif dan adaptif,” ujar Fakhiri.
Ia menambahkan, Pemerintah Provinsi Papua terus mendorong transformasi ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan, sejalan dengan visi pembangunan daerah “Transformasi Papua yang Cerdas, Sejahtera dan Harmoni”.
Dalam konteks tersebut, HIPMI dinilai sebagai mitra strategis dalam mencetak generasi wirausaha yang tidak hanya unggul secara bisnis, tetapi juga memiliki integritas, nasionalisme, dan kepedulian terhadap pembangunan daerah.
Gubernur juga mengapresiasi pelaksanaan kegiatan terpadu yang mencakup Rakerda, Diklatda dan Forbisda sebagai langkah konkret dalam memperkuat kapasitas sumber daya manusia, memperluas jaringan usaha, serta membuka akses permodalan dan investasi.
“Saya berharap forum ini mampu menghasilkan program kerja yang selaras dengan arah kebijakan pembangunan daerah, menjawab tantangan ekonomi, serta mendorong lahirnya wirausaha baru yang berdaya saing,” katanya.
Fakhiri juga menekankan pentingnya kaderisasi di tubuh HIPMI Papua, termasuk mendorong peran perempuan dalam kepemimpinan organisasi. Ia mencontohkan KADIN Papua yang telah dipimpin oleh perempuan.
“Kalau KADIN Papua bisa dipimpin perempuan, maka HIPMI juga harus mampu menyiapkan kader perempuan dalam tiga tahun ke depan,” tegasnya.
HIPMI Jadi Kawah Candradimuka Pengusaha Muda
Sementara itu, Wakil Sekretaris Jenderal BPP HIPMI, Jay Singgih, menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Papua atas dukungannya terhadap pengembangan pengusaha muda di Papua.
Menurutnya, HIPMI merupakan “kawah candradimuka” bagi pengusaha muda untuk ditempa menghadapi dinamika dunia usaha, sehingga mampu melahirkan pengusaha tangguh yang dapat bersaing di tingkat regional maupun internasional.
Ia menjelaskan, HIPMI yang berdiri sejak 1972 dalam momentum Konferensi KADIN ASEAN, memiliki semangat untuk membangun kemandirian dan kolaborasi pengusaha muda di Asia Tenggara.
“Saat ini kita melihat Asia Tenggara menjadi salah satu pusat ekonomi dunia. Ini menunjukkan bahwa semangat awal HIPMI mulai terwujud,” ujarnya.
Jay juga menambahkan, melalui Diklatda hingga Diklatnas yang bekerja sama dengan Lemhanas RI, HIPMI berupaya mencetak kader pengusaha yang berwawasan kebangsaan dan nasionalis.
Rakerda Diharapkan Hasilkan Program Nyata
Ketua Umum BPD HIPMI Papua, Supriadi Laling, menegaskan bahwa Rakerda bukan sekadar agenda seremonial, melainkan harus menghasilkan program kerja konkret yang selaras dengan visi dan misi Pemerintah Provinsi Papua.
Ia berharap adanya ruang kolaborasi antara pemerintah dan pengusaha HIPMI, baik dalam bentuk kebijakan maupun kerja sama usaha.
“Kami ingin HIPMI Papua bisa naik level seperti daerah lain, sehingga pengusaha Papua dapat berkontribusi lebih besar, terutama di tengah kondisi fiskal yang menantang,” ujarnya.
Supriadi juga menegaskan bahwa HIPMI tidak membawa proposal bantuan atas nama organisasi, melainkan mendorong kolaborasi usaha yang produktif dan berkelanjutan.
Ia menambahkan, kepengurusan HIPMI Papua yang baru dilantik dua bulan lalu langsung bergerak cepat dengan menggelar Rakerda, Diklatda, dan Forbisda sebagai upaya memperkuat organisasi dan kapasitas anggotanya.
Dorong Ekonomi Papua Lebih Maju
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Provinsi Papua dan HIPMI diharapkan dapat memperkuat sinergi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, menciptakan wirausaha baru, serta meningkatkan daya saing pengusaha lokal di tingkat nasional dan global.
Ketua Panitia Pelaksana, Burhanuddin menambahkan jika kegiatan Rakerda, Diklatda dan Forbisda ini, berlangsung 4 – 5 Mei 2026 di Hotel Horison Kotaraja, Abepura, Kota Jayapura.(bat)














