JAYAPURA, Papuaterkini.com – Persatuan Menembak Indonesia (Perbakin) Kabupaten Sarmi untuk pertama kalinya mengirimkan atlet mengikuti Kejuaraan Menembak Kapolda Papua Cup 2026 yang akan berlangsung di Lapangan Perbakin Papua, Kotaraja, Abepura, Kota Jayapura, pada 25–27 Juni 2026.
Keikutsertaan ini menjadi sejarah baru bagi Perbakin Sarmi sejak kepengurusan organisasi tersebut dilantik pada Februari 2026 lalu.
Ketua Perbakin Kabupaten Sarmi, Muhamat Asari Tiris, mengatakan pihaknya mengirimkan empat atlet untuk mengikuti kejuaraan tersebut, terdiri dari tiga atlet yang turun di nomor Pre-Charged Pneumatic (PCP) atau senapan angin, dan satu atlet pada kategori senjata api.
“Ini perdana kami ikut dalam Lomba Menembak Kapolda Papua Cup 2026. Walaupun baru mengirim empat atlet, kami sangat bersyukur bisa berpartisipasi dalam ajang bergengsi ini,” kata Asari Tiris di Lapangan Menembak Perbakin Papua, Kotaraja, Rabu (24/6/2026).
Menurutnya, keikutsertaan Perbakin Sarmi dalam kejuaraan tersebut bukan hanya untuk mengejar prestasi, tetapi juga menjadi langkah awal membangun ekosistem olahraga menembak di Kabupaten Sarmi.
Jadi Motivasi Pembinaan Atlet Muda
Asari Tiris berharap pengalaman perdana mengikuti Kapolda Papua Cup dapat menjadi motivasi bagi organisasi dan para atlet untuk terus berkembang serta meningkatkan prestasi di masa mendatang.
Ia menegaskan, Perbakin Sarmi berkomitmen melakukan pembinaan atlet secara berkelanjutan, termasuk merekrut generasi muda yang memiliki minat dan bakat di cabang olahraga menembak.
“Ini akan menjadi motivasi bagi kami dalam upaya membina atlet dan merekrut atlet baru, terutama anak-anak muda yang memiliki ketertarikan pada cabang olahraga menembak,” ujarnya.
Selain itu, ia berharap Pemerintah Kabupaten Sarmi dapat memberikan dukungan terhadap pengembangan olahraga menembak melalui pembinaan atlet, penyediaan fasilitas, serta dukungan organisasi.
Menurutnya, dengan dukungan yang memadai, Sarmi memiliki potensi untuk melahirkan atlet-atlet menembak yang mampu bersaing di tingkat provinsi, nasional, bahkan internasional.
“Kami berharap Sarmi ke depan bisa menyumbang atlet menuju Pekan Olahraga Nasional (PON). Keikutsertaan dalam Kapolda Papua Cup ini diharapkan mampu menarik minat generasi muda untuk menekuni olahraga menembak,” katanya.

Potensi Besar dari Nomor PCP
Asari menjelaskan salah satu kategori yang dipertandingkan dalam kejuaraan tersebut adalah nomor PCP atau senapan angin yang relatif lebih terjangkau dibandingkan kategori lainnya.
Menurutnya, nomor PCP memiliki peluang besar untuk dikembangkan karena banyak masyarakat, khususnya di Sarmi, yang sudah familiar dengan penggunaan senapan angin.
“Nomor PCP ini cukup menarik karena biaya peralatannya lebih terjangkau, tetapi tetap dipertandingkan dalam ajang resmi hingga tingkat PON. Ini bisa menjadi motivasi bagi anak-anak muda di Sarmi untuk mulai berlatih secara serius,” ujarnya.
Miliki Tujuh Klub Menembak
Asari Tiris mengungkapkan, sejak kepengurusan Perbakin Sarmi dilantik pada Februari 2026, pihaknya terus melakukan penguatan organisasi dan pembinaan klub menembak.
Saat ini, Perbakin Sarmi telah memiliki tujuh klub menembak yang tersebar di sejumlah wilayah, yakni dua klub di Distrik Bonggo, dua klub di Pantai Timur Barat, dan tiga klub di Kota Sarmi.
Meski demikian, pihaknya mengakui masih banyak hal yang perlu dibenahi, termasuk administrasi organisasi, pencetakan kartu tanda anggota (KTA), hingga peningkatan koordinasi dengan berbagai pihak terkait.
“Tentu masih banyak yang harus kami benahi. Kami terus berkoordinasi dengan Polres Sarmi dan melakukan penguatan organisasi, termasuk pembinaan klub-klub menembak yang sudah terbentuk,” jelasnya.
Ia optimistis keikutsertaan dalam Kapolda Papua Cup 2026 akan meningkatkan minat masyarakat terhadap olahraga menembak dan mendorong lahirnya lebih banyak atlet potensial dari Kabupaten Sarmi.
“Ajang ini tentu akan menarik perhatian anggota klub maupun masyarakat. Kami akan menyosialisasikan keikutsertaan ini sehingga semakin banyak anak muda yang tertarik dan nantinya bisa mengikuti berbagai kejuaraan menembak di masa depan,” pungkasnya. (bat)















