Ratusan Atlet Siap Ramaikan Kejuaraan Menembak Kapolda Papua Cup 2026 di Kota Jayapura

Peserta lomba Menembak Kapolda Papua Cup 2026 melakukan latihan di Lapangan Tembak Perbakin Papua, Kotaraja, Abepura, Rabu, 24 Juni 2026.
banner 120x600

JAYAPURA, Papuaterkini.com – Kejuaraan Menembak Kapolda Papua Cup 2026 dipastikan akan berlangsung meriah dengan keikutsertaan ratusan atlet dan penembak dari berbagai daerah di Papua serta unsur TNI dan Polri.

Kejuaraan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80 itu akan digelar di Lapangan Tembak Perbakin Papua, Kotaraja, Abepura, Kota Jayapura, pada 25–28 Juni 2026.

Ketua Panitia Kapolda Papua Cup 2026, Soponyono, mengatakan antusiasme peserta tahun ini sangat tinggi. Selain melibatkan seluruh pengurus cabang (Pengcab) Perbakin di Papua, ajang tersebut juga diikuti atlet dari berbagai satuan TNI dan Polri.

“Kamis, 25 Juni lomba menembak ini dibuka. Kejuaraan ini cukup kompleks karena melibatkan atlet Perbakin, TNI, Polri, serta Pengcab Perbakin dari berbagai daerah seperti Sarmi, Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Keerom, Timika, Nabire, bahkan kami juga mengundang Perbakin Papua Selatan,” kata Soponyono di Jayapura, Rabu (24/6/2026).

Menurutnya, kejuaraan tersebut tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga bagian dari proses pembinaan dan penjaringan atlet menembak Papua menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) mendatang.

Perbakin Papua akan memanfaatkan kejuaraan ini untuk memetakan kemampuan atlet, khususnya pada nomor benchrest 25 meter yang menjadi salah satu nomor unggulan dalam pembinaan atlet daerah.

“Kami akan melakukan seleksi. Atlet yang menempati peringkat satu hingga lima akan menjadi lapis pertama atlet Papua, sedangkan peringkat enam hingga sepuluh akan menjadi lapis kedua. Ini menjadi bagian dari persiapan menghadapi PON,” ujarnya.

Soponyono yang juga Sekretaris Umum Pengprov Perbakin Papua ini menjelaskan sejumlah nomor yang dipertandingkan dalam Kapolda Papua Cup 2026 meliputi benchrest 25 meter, benchrest 50 meter, multirange, serta metal siluet 100 meter.

Ia berharap seluruh peserta dapat tampil maksimal karena hasil kejuaraan akan menjadi salah satu dasar dalam pembentukan tim atlet Papua untuk agenda nasional mendatang.

“Atlet-atlet yang bertanding harus serius karena Perbakin Papua menggunakan event ini sebagai bagian dari sistem penjaringan atlet ke depan,” katanya.

Ketua Panitia Lomba Menembak Kapolda Papua Cup 2026 yang juga Sekretaris Umum Pengprov Perbakin Papua, Soponyono.

Animo Peserta Sangat Tinggi

Hingga Rabu (24/6/2026), jumlah peserta yang telah mendaftar mencapai ratusan orang. Pada nomor metal siluet tercatat sebanyak 121 peserta, benchrest 60 peserta, dan multirange sebanyak 70 peserta.

Menurut Soponyono, tingginya jumlah peserta menunjukkan bahwa olahraga menembak semakin diminati masyarakat Papua, termasuk kalangan atlet muda.

“Animo peserta luar biasa. Kami melihat banyak atlet junior yang ikut mendaftar, khususnya pada nomor 50 meter. Ini menjadi peluang besar bagi Perbakin Papua dalam menyiapkan regenerasi atlet,” ujarnya.

Selain atlet senior, Perbakin Papua juga tengah menyiapkan atlet junior sebagai lapis pertama dan lapis kedua dalam pembinaan jangka panjang.

Pada hari terakhir pelaksanaan kejuaraan, Minggu (28/6/2026), panitia juga akan mempertandingkan nomor khusus 100 meter metal siluet eksekutif yang melibatkan para Pejabat Utama (PJU) Polda Papua bersama jajaran Perbakin Papua.

Soponyono berharap seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan lancar dan menjadi momentum memperkuat pembinaan olahraga menembak di Papua.

Ia juga mengapresiasi dukungan berbagai pihak yang telah membantu terselenggaranya kejuaraan tersebut, mulai dari pengurus cabang Perbakin, mitra kerja, hingga masyarakat pecinta olahraga menembak.

“Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi. Kejuaraan ini menjadi bukti bahwa olahraga menembak di Papua terus berkembang dan memiliki masa depan yang baik,” katanya.

Harapkan Dukungan KONI Papua

Meski demikian, Soponyono mengungkapkan bahwa penyelenggaraan Kapolda Papua Cup 2026 masih dilakukan secara mandiri oleh Perbakin Papua tanpa dukungan pendanaan dari KONI Papua.

Karena itu, pihaknya berharap kepengurusan KONI Papua yang baru dapat memberikan perhatian lebih terhadap cabang olahraga menembak yang selama ini konsisten menyumbangkan medali bagi Papua di ajang nasional.

“Kami berharap ke depan KONI Papua dapat memberikan dukungan kepada Perbakin agar prestasi yang selama ini diraih, termasuk medali emas di PON, dapat terus dipertahankan,” pungkasnya. (bat)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *