Hindari Gesekan, Bawaslu Keerom Ingatkan Tiga Paslon Hindari Kampanye Hitam

Ketua Bawaslu Keerom, Yaser A Runggamusi.
banner 120x600

KEEROM, Papuaterkini.com – Memasuki masa kampanye, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Keerom mengingatkan tiga Pasangan Calon Bupati Keerom untuk fokus menyampaikan visi misi dan pogram dalam menarik simpati pemilih.

“Pasangan calon ini akan berkampanye. Kami harap dalam kampanye itu, yang diutamakan adalah menyampaikan visi misi dan program kerja. Bagaimana caranya calon itu dapat bisa menyampaikan visi misi program kerja yang menarik simpati masyarakat, sehingga mereka tertarik dan menentukan pilihannya,” kata Ketua Bawaslu Keerom, Yaser A Runggamusi di Arso, Jumat, 4 Oktober 2024.

Bawaslu berharap agar paslon mengindari kampanye hitam atau black campaign, kampanye SARA dan saling menyerang, apalagi sampai menyerang person di media sosial dan lainnya.

“Kalau bisa, itu dihindari. Jangan gunakan kampanye hitam, isu – isu SARA dan lainnya untuk mempengaruhi masyarakat,” tandasnya.

Untuk menghindari terjadinya gesekan atau konflik, Yaser Runggamusi meminta pasangan calon harus memberikan himbauan edukasi kepada masyarakat, tim kampanye dan pendukungnya agar tidak saling menyerang.

“Jangan sampai saling menyerang melalui kampanye tidak santun itu, terus tidak dasar kalau apa yang mereka lakukan itu kemudian menyusahkan diri kita sendiri atau berimbas menjadi konflik dan lain lain atau bisa jadi pemilih yang tadinya ingin untuk memilih tapi karena gaya kampanye yang terlalu frontal, menyerang suku, menyerang person akhirnya pemilih bisa jadi menarik diri karena tidak mau terlibat dengan segala situasi yang terjadi,” jelasnya.

Yang jelas, Yaser berharap semua pihak bersama-sama dan bergadengan tangan untuk menciptakan pemilu damai di Kabupaten Keerom.

Diakui, memasuki kampanye ini, situasi politik di Keerom mulai lumayan memanas. Dari informasi-informasi yang ada diakar rumput sudah mulai memanas, sudah mulai ada gesekan-gesekan di tingkat bawah antara pendukung dengan pendukung.

Untuk itu, Yaser menghimbau kepada pasangan calon dan seluruh masyarakat agar berkampanye dengan baik dan masyarakat dalam mengikuti kampanye jangan juga untuk terprovokasi dengan isu isu SARA, ujaran kebencian yang dilakukan oleh oknum tertentu yang mana ujaran kebencian itu berpotensi untuk merusak demokrasi dan persatuan kesatuan dan tatanan hidup masyarakat yang ada di Kabupaten Keerom. (bat)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *