SENTANI, Papuaterkini.com – Usai mengunjungi Gereja Katolik Santo Stefanus Martir I Kampung Harapan, Sentani, Kabupaten Jayapura, Ketua DPD Partai Gerindra Papua Yanni, SH, MH, MSos melanjutkan kunjungannya ke Yayasan Antonius Padua Papua, Sentani, Minggu, 1 Juni 2025.
Ketua DPD Partai Gerindra Papua, Yanni didampingi Anggota DPR Papua dari Partai Gerindra, Yeyen dan Anggota DPRK Jayapura dari Partai Gerindra, Lerry Patrix Suebu dan Musa Apaseray, Ketua DPC Partai Gerindra Kota Jayapura, Budi Dayani dan pengurus DPC Partai Gerindra Kabupaten Jayapura, langsung disambut Pendiri Yayasan dan Sekolah Santo Antonius Padua Papua, Pastor Yohanes Kore, OFM bersama pengurus yayasan dan kepala SMP dan SMA.
Yayasan Antonius Padua Papua Sentani ini, mengelola dua sekolah yakni SMP dan SMA Santo Antonius Padua Sentani serta Panti Asuhan Kerahiman yang terletak di belakang Mall Borobudur, Sentani.
“Kami sangat bergembira atas kunjungan Ketua DPD Partai Gerindra Papua Ibu Yanni bersama Anggota DPR Papua dan DPRK Jayapura. Ini pertama kali, sekolah kami dikunjungi,” kata Pastor Yohanes Kore.
Menurutnya, yayasannya mengelola kolese Santo Antonius Padua untuk SMP dan SMA sejak tahun 2012 dengan berpola asrama, baik untuk putra dan putri, yang mendidik anak-anak dari berbagai daerah pedalaman Tanah Papua.
Saat ini, SMP Santo Antonius Padua Sentani memiliki 83 murid dan SMA Santo Antonius Padua Sentani memiliki 83 siswa. “Kemarin yang lulus itu, dua sekolah ini ada 40 anak dan saat ini juga sudah menerima murid baru,” ujarnya.
Pastor Jhon sapaan akrabnya, mendukung pemerintahan Presiden Prabowo yang sangat memberikan perhatian besar untuk pendidikan dan yayasannya berjuang untuk memberikan pelayanan yang baik untuk anak-anak mendapatkan pendidikan yang baik.
Dalam kesempatan ini, Pastor Jhon menyerahkan proposal untuk pengembangan kedua sekolah ini kepada Ketua DPD Partai Gerindra Papua, Yanni.
“Intinya, kami sebenarnya membutuhkan perhatian pemerintah, terlebih untuk pengembangan pendidikan dalam mendampingi anak-anak berkaitan operasional sekolah, asrama dan mendukung kami usaha yakni batu tela, batu gunung dan pasir serta peternakan babi. Jika usaha itu berjalan baik, maka kami bisa mendapatkan pemasukan. Kami mengarah ke proses mandiri ini, namun kami sekarang kesulitan, apalagi banyak anak tak membayar biaya sekolah,” paparnya.
Apalagi, imbuh Pastor Jhon, yayasannya mengembangkan sekolah berpola asrama yang tentu saja sama dengan sekolah rakyat yang akan dikembangkan oleh pemerintahan Presiden Prabowo.
Ketua DPD Partai Gerindra Papua, Yanni, SH, MH, MSos mengapresiasi Yayasan Santo Yahanes Padua Papua yang berkontibrusi dan dedikasinya turut serta dalam pembangunan SDM di Tanah Papua khususnya di Kabupaten Jayapura.
Untuk itu, Yanni menginstruksikan anggota DPRK Jayapura dari Partai Gerindra untuk memberikan perhatian serius terhadap dua sekolah dibawah Yayasan Santo Yohanes Padua Papua Sentani ini.
“Tolong perjuangkan untuk kedua sekolah ini. Juga untuk anggota DPR Papua dari Partai Gerindra yang membidangi pendidikan ini turut memperjuangkannya,” ujarnya.
Apalagi, mantan Anggota DPR Papua 4 periode ini menginformasikan adanya bantuan Presiden untuk pendidikan dan rumah ibadah untuk 38 provinsi, sehingga pihaknya akan memperjuangkannya agar yayasan ini bisa mendapatkannya.
“Saya akan kawal terus ini. Apalagi, ini tanggungjawab moril karena saya 4 periode jadi anggota DPR Papua suara dari Kabupaten Jayapura,” imbuhnya.(bat)















