GPM dan Lomba Baca Berita Warnai RRI Biak Fest 2025

Antuasia warga dalam membeli sembako dalam kegiatan gerakan pangan murah. (Foto Uni).
banner 120x600

BIAK, Papuaterkini.com – Gerakan Pangan Murah (GPM) dan lomba baca berita warnai hari ke dua rangkaian kegiatan RRI Fest 2025 atau Hari Ulang Tahun (HUT) RRI ke-80, di Lembaga Penyiaran Publik Radio Republik Indonesia (RRI) Biak, Rabu, 3 September 2025.

Gerakan Pangan Murah (GPM) ini merupakan hasil kolaborasi RRI Fest bersama Badan Pangan Nasional (Bapan) dan Perum Bulog Biak, hal ini berhasil menarik perhatian warga sekitar yang antusias membeli beras dan berbagai bahan pokok lainnya.

Dalam waktu singkat, stok bahan pokok habis terjual karena di banderol dengan harga terjangkau.

Ketua Panitia RRI Fest 2025, Okky Rahmawati Pinontoan, menjelaskan bahwa gerakan pangan murah ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan RRI Fest 2025 yang diadakan secara nasional dan diselenggarakan di seluruh stasiun RRI, termasuk di Biak dalam rangka menyambut HUT LPP RRI ke 80.

Kegiatan ini kami lakukan untuk turut membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari  dengan harga-harga sembako yang di jual jauh lebih murah di banding harga dipasaran,” katanya.

Suasana lomba membaca berita yang diikuti kepala OPD di lingkungan Pemkab Biak Numfor dalam menyemarakkan RRI Fest 2025.

Okky Rahmawati merincikan beberapa komoditas yang dijual dengan harga yang lebih rendah di dari harga di pasaran. Beras kualitas medium jenis Stabilitas Pasokan Harga Pangan (SPHP) di jual dengan harga Rp60.000 per 5 kg terjual sebanyak 1 ton (1.000kg), gula pasir di jual seharga Rp17.000 per 1kg (terjual 236 kg), lalu minyak goreng Rp100.000 per 5 liter (terjual 76 jerigen), dan minyak goreng botol Rp19.000 per 900ml (terjual 84 botol).

Bersamaan dengan gerakan pangan murah, juga digelar lomba baca berita juga bagi kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Biak Numfor.

Menariknya, lomba baca berita ini, sebanyak 14 kepala OPD yang turut berpartisipasi dalam lomba ini.

”Lomba ini memberikan kesempatan bagi pimpinan OPD untuk merasakan bagaimana tugas seorang repoter atau pembaca berita di RRI. Ternyata, menurut mereka, dibutuh Kersiapan yang matang untuk tampil dalam lomba baca berita,” imbuhnya.(un)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *