Musorprov KONI Papua 2026, Gubernur Matius Fakhiri Ajak Bangun Kembali Kejayaan Olahraga Papua Menuju PON 2028

Gubernur Papua, Matius D. Fakhiri bersama Ketua Umum KONI Pusat, Letjen TNI (Purn) Marciano Norman, Ketua Umum KONI Papua Demisioner, Kenius Kogoya foto bersama peserta Musorprov KONI Papua di Hotel Suni Abe, Sabtu, 6 Juni 2026. 
banner 120x600

JAYAPURA, Papuaterkini.com – Gubernur Papua, Matius D. Fakhiri, mengajak seluruh insan olahraga menjadikan Musyawarah Olahraga Provinsi (Musorprov) KONI Papua Tahun 2026 sebagai momentum strategis untuk mengevaluasi program pembinaan, memperkuat prestasi, dan membangun kembali kejayaan olahraga Papua menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII Tahun 2028.

Ajakan tersebut disampaikan Gubernur saat membuka Musorprov KONI Papua di Kota Jayapura, Jumat (5/6/2026).

Dalam sambutannya, Gubernur Fakhiri menegaskan bahwa olahraga memiliki peran penting dalam pembangunan sumber daya manusia Papua yang unggul, berkarakter, dan mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.

“Olahraga bukan sekadar ajang kompetisi untuk meraih medali. Olahraga adalah sarana membangun karakter, disiplin, persatuan, serta kebanggaan daerah. Melalui olahraga, kita membentuk generasi muda Papua yang sehat, tangguh, berprestasi, dan mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional,” ujarnya.

Menurutnya, pengembangan olahraga sejalan dengan visi Pemerintah Provinsi Papua untuk mewujudkan Transformasi Papua yang Cerdas, Sejahtera, dan Harmoni atau Papua Cerah. Karena itu, peningkatan prestasi olahraga harus menjadi bagian penting dari pembangunan daerah.

Gubernur mengatakan Papua saat ini tengah mempersiapkan diri menghadapi sejumlah agenda olahraga nasional, mulai dari PON Bela Diri Tahun 2026 di Manado, Pra PON Tahun 2027, hingga PON XXII Tahun 2028 yang akan diselenggarakan di Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur.

Ia menegaskan Pemerintah Provinsi Papua berkomitmen memberikan dukungan sesuai kemampuan daerah guna memastikan pembinaan atlet berjalan secara optimal.

“Pemerintah Provinsi Papua berkomitmen memberikan dukungan sesuai kemampuan daerah guna memastikan pembinaan atlet dapat berjalan secara optimal dan Papua mampu kembali menempati posisi terbaik pada PON XXII Tahun 2028,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Fakhiri juga meminta seluruh peserta Musorprov memberikan perhatian serius terhadap tiga agenda utama yang akan menentukan masa depan olahraga Papua.

Pertama, melakukan evaluasi secara objektif terhadap program kerja dan capaian organisasi selama periode sebelumnya. Kedua, menyusun program pembinaan olahraga yang terukur, berkelanjutan, dan berorientasi pada prestasi. Ketiga, memilih Ketua Umum KONI Papua periode 2026–2030 yang memiliki integritas, kapasitas kepemimpinan, serta semangat kolaborasi.

Menurutnya, kepengurusan KONI Papua yang baru harus mampu membangun sinergi dengan pemerintah daerah, cabang olahraga, pelatih, atlet, dan seluruh pemangku kepentingan demi peningkatan prestasi olahraga Papua.

“Mari kita jadikan Musorprov ini sebagai forum yang sejuk, bermartabat, dan menghasilkan keputusan terbaik bagi masa depan olahraga Papua. Dengan kebersamaan, kerja keras, dan semangat pantang menyerah, saya yakin olahraga Papua akan terus berkembang dan menjadi salah satu pilar penting menuju Papua Cerah,” imbuhnya.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *