Lima Pekerja Tewas dalam Penyerangan di Tolikara, Satgas Damai Cartenz Fokus Ungkap Pelaku

Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz 2026 Kombes Pol Yusuf Sutejo, SIK, MT membeirkan keterangan pers.
banner 120x600

TOLIKARA, Papuaterkini.com – Satgas Kepolisian yang tergabung dalam Operasi Damai Cartenz-2026 bersama Polres Tolikara dan Polsek Illu bergerak cepat mengevakuasi korban sekaligus melakukan penyelidikan intensif terkait penembakan terhadap pekerja proyek jalan di kawasan Kali Kabur, Distrik Kanggime, Kabupaten Tolikara, Papua Pegunungan, Minggu (2/8/2026).

Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz-2026, Kombes Pol. Yusuf Sutejo, mengatakan berdasarkan pendataan sementara, insiden tersebut mengakibatkan lima orang meninggal dunia dan lima lainnya berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat.

“Berdasarkan pendataan sementara, lima orang dinyatakan meninggal dunia akibat luka tembak dan penganiayaan berat, sedangkan lima korban lainnya berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat,” ujar Yusuf dalam keterangannya, Senin (3/8/2026).

Empat korban meninggal yang telah teridentifikasi masing-masing berinisial A.S., E.A., B., dan A.C.R. Tiga korban dievakuasi ke RSUD Mulia, sedangkan A.C.R. dievakuasi ke RSUD Karubaga, Kabupaten Tolikara. Satu korban meninggal lainnya merupakan warga asli Papua yang masih dalam proses identifikasi.

Sementara lima korban selamat berinisial W.R., S.S., H.M., S.U., dan J.J.M. telah mendapat penanganan medis dan dirujuk ke RSUD Mulia untuk menjalani perawatan lebih lanjut.

Menurut Yusuf, informasi awal di lapangan mengarah pada dugaan keterlibatan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Kodap X Tolikara yang dipimpin Rambo Botak. Namun, pihak kepolisian menegaskan dugaan tersebut masih dalam tahap verifikasi.

“Kami tidak ingin mendahului hasil penyelidikan. Identitas dan pihak yang bertanggung jawab akan disampaikan setelah didukung hasil penyelidikan dan alat bukti yang memadai,” tegasnya.

Merespons kejadian tersebut, personel Polsek Illu yang dipimpin Kapolsek Illu IPTU Rajab Ilyas bersama personel Polres Tolikara dan Satgas Operasi Damai Cartenz segera menuju lokasi untuk melakukan evakuasi serta memberikan pertolongan awal kepada para korban.

Proses evakuasi berlangsung bertahap hingga Senin (3/8/2026) dini hari dengan mengutamakan keselamatan korban dan personel. Dalam pelaksanaannya, petugas sempat mengalami gangguan keamanan berupa kontak tembak dengan pihak yang belum teridentifikasi, namun evakuasi tetap berhasil dilaksanakan.

Yusuf menambahkan penyidik saat ini terus mengumpulkan barang bukti, memeriksa saksi, serta mendalami berbagai informasi guna mengidentifikasi pelaku, mengungkap motif dan modus penyerangan, serta memastikan pihak yang bertanggung jawab.

“Terkait pasal yang akan disangkakan, hal tersebut akan ditentukan berdasarkan hasil penyelidikan, alat bukti, dan konstruksi hukum perkara. Kami tidak akan mendahului proses penyidikan yang masih berjalan,” katanya.

Sementara itu, Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Irjen Pol. Faizal Ramadhani, menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban dan memastikan pengungkapan kasus dilakukan secara profesional sesuai ketentuan hukum.

“Kami menyampaikan duka cita yang mendalam kepada seluruh keluarga korban. Saat ini petugas terus bekerja maksimal untuk mengungkap pelaku maupun motif di balik peristiwa ini. Seluruh proses penanganan dilakukan secara profesional, terukur, dan sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” ujarnya.

Ia menegaskan keselamatan masyarakat tetap menjadi prioritas dalam setiap penanganan di wilayah operasi.

Selain melakukan penyelidikan, Satgas Damai Cartenz juga mengimbau masyarakat agar tidak menyebarkan informasi, foto, video maupun dugaan identitas pelaku yang belum terverifikasi karena dapat mengganggu proses penyelidikan. Masyarakat yang memiliki informasi terkait kejadian tersebut diminta segera melaporkannya kepada aparat kepolisian. (bat)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *