JAYAPURA, Papuaterkini.com — Warga Kampung Kayo Batu, Distrik Jayapura Utara, Kota Jayapura, Papua, memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dengan berbagai kegiatan, mulai dari bakti sosial, pembagian sembako hingga perlombaan bagi anak-anak.
Kegiatan yang digelar Kepala Suku Puy Kampung Kayo Batu tersebut berlangsung di Kayo Batu, Senin (17/8/2026), dengan mengusung tema “Kampung Meriah, Adat Kuat, Indonesia Bersatu.”
Dalam kegiatan tersebut, warga menerima bantuan sembako dari Presiden Republik Indonesia. Penyaluran bantuan juga dirangkaikan dengan berbagai perlombaan bagi anak-anak untuk menambah semarak perayaan HUT Kemerdekaan RI ke-81.
Kepala Suku Puy, Nikholas Puy, mengatakan tema yang diusung bukan sekadar slogan, tetapi menjadi pesan penting untuk memperkuat kebersamaan masyarakat di kampung.
“Sebagai tokoh adat, saya mendukung penuh semangat ‘Kampung Meriah, Adat Kuat, Indonesia Bersatu.’ Tema ini mengingatkan kita bahwa kemeriahan di kampung bukan hanya tentang kegiatan bersama, tetapi juga tentang bagaimana masyarakat dapat berkumpul, memperkuat kebersamaan, serta menjaga hubungan kekeluargaan tanpa melihat perbedaan suku, agama maupun latar belakang,” ujar Nikholas.

Adat dan Budaya Jadi Kekuatan Masyarakat
Nikholas menegaskan adat dan budaya harus terus dijaga sebagai identitas sekaligus kekuatan masyarakat Papua.
Menurutnya, adat yang kuat dapat menjadi pedoman masyarakat dalam menghormati sesama, menyelesaikan persoalan melalui musyawarah serta menjaga kehidupan kampung agar tetap aman dan harmonis.
“Adat dan budaya harus terus kita jaga sebagai identitas dan kekuatan masyarakat Papua. Dengan adat yang kuat, kita memiliki pedoman untuk menghormati sesama, menyelesaikan persoalan secara musyawarah, serta menjaga kehidupan kampung tetap aman dan harmonis,” katanya.
Ia juga mengajak seluruh masyarakat, baik Orang Asli Papua (OAP) maupun non-OAP, untuk bersama-sama menjaga persatuan dan tidak mudah terpengaruh provokasi maupun informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya.
“Saya mengajak seluruh masyarakat, baik OAP maupun non-OAP, untuk bersama-sama menjaga persatuan dan tidak mudah terpengaruh oleh provokasi maupun informasi yang belum tentu benar,” tegasnya.
Dorong Gotong Royong dan Pembangunan
Lebih lanjut, Nikholas mengajak masyarakat menjadikan kampung sebagai ruang untuk menumbuhkan semangat gotong royong sekaligus mendukung pembangunan.
“Mari kita jadikan kampung sebagai tempat tumbuhnya semangat gotong royong dan pembangunan. Kita dukung program-program pemerintah yang memberikan manfaat bagi masyarakat serta ikut menciptakan lingkungan yang aman, tertib dan produktif,” ujarnya.
Ia berharap semangat “Kampung Meriah, Adat Kuat, Indonesia Bersatu” tidak berhenti pada momentum perayaan HUT RI ke-81, tetapi dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Menurutnya, persatuan, kekuatan adat dan semangat gotong royong merupakan modal penting untuk menjaga kedamaian serta membangun masa depan Papua yang lebih baik.(bat)















