JAYAPURA, Papuaterkini.com — Persatuan Istri-Istri Anggota DPR Papua (PIA DPRP) menunjukkan kepedulian terhadap warga terdampak kebakaran di Kampung Nelayan, Mandala, Dok V, Kota Jayapura.
Kepedulian tersebut diwujudkan dengan mengunjungi sekaligus menyalurkan bantuan kepada para korban yang masih berada di posko pengungsian, Jumat (11/9/2026).
Bantuan PIA DPRP kali ini secara khusus menyasar anak-anak usia sekolah yang turut terdampak musibah kebakaran. PIA DPRP menyerahkan sejumlah perlengkapan sekolah berupa tas dan alat tulis untuk mendukung kebutuhan belajar anak-anak selama berada di lokasi pengungsian.
Selain perlengkapan sekolah, PIA DPRP juga menyalurkan bantuan berupa makanan dan minuman bagi warga terdampak.
mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan solidaritas PIA DPRP kepada masyarakat yang sedang menghadapi kondisi sulit pascakebakaran.

Menurutnya, kebutuhan anak-anak, khususnya dalam hal pendidikan, perlu tetap menjadi perhatian meskipun mereka sedang berada dalam kondisi darurat.
Ia juga mengapresiasi dukungan berbagai pihak, termasuk pemerintah, yang telah membantu memenuhi kebutuhan para pengungsi sehingga kondisi di posko penampungan mulai membaik.
“Puji Tuhan, setelah kejadian musibah kebakaran kemarin di Dok V, saya lihat kondisi korban saat ini sudah agak membaik. Fasilitas dan sumbangan dari pemerintah sudah banyak dan cukup membantu mereka,” ujar Ny. Wilhelmina Denny Bonai di lokasi pengungsian.
Ia mengatakan PIA DPRP hadir untuk ikut meringankan beban warga, terutama dengan memberikan perhatian terhadap kebutuhan anak-anak yang terdampak.

“Kami dari PIA hari ini hadir untuk ikut meringankan beban warga dengan membawa peralatan sekolah untuk anak-anak seperti buku, serta makanan dan minuman,” katanya.
Ny. Wilhelmina menyadari bantuan yang diberikan PIA DPRP belum mampu memenuhi seluruh kebutuhan para korban. Namun, ia berharap bantuan tersebut tetap memberikan manfaat bagi warga dan membantu meringankan beban para orang tua.
“Kami berharap apa yang kami serahkan ini—meskipun belum sebanding dengan seluruh kebutuhan warga—bisa bermanfaat dan meringankan beban para orang tua,” ucapnya.
Musibah kebakaran yang terjadi di kawasan Kampung Nelayan, Mandala, Dok V, Jayapura, sebelumnya menyebabkan banyak warga kehilangan tempat tinggal dan harus mengungsi di posko penampungan.
Di tengah kondisi tersebut, dukungan berbagai pihak terus mengalir untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar warga sekaligus mendukung pemulihan kehidupan masyarakat terdampak, termasuk keberlangsungan pendidikan anak-anak. (bat)















