JBR – HADIR Pastikan Sekolah Gratis Bisa Dilakukan di Kota Jayapura, Mari-Yo Siap Mendukung

Paslon Wali Kota Jayapura Nomor Urut 2 Jhony Banua Rpuw - HM Darwis Massi atau JBR - HADIR bersama Paslon Gubernur Papua Nomor urut 2 Mathius Fakhiri - Aryoko Rumaropen atau Mari-Yo dalam kampanye tatap muka bersama warga di Belakang Pasar Youtefa Abepura, Rabu, 9 Oktober 2024.
banner 120x600

JAYAPURA, Papuaterkini.com – Paslon Wali Kota Jayapura nomor urut 2 Jhony Banua Rouw – HM Darwis Massi bersama Paslon Gubernur Papua nomor urut 2 Mathius Fakhiri – Aryoko Rumaropen melakukan tatap muka bersama warga belakang Pasar Youtefa, Abepura, Rabu, 9 Oktober 2024.

Pasangan calon Wali Kota Jayapura nomor urut 2 yang akrab disapa JBR – HADIR dan paslon Gubernur Papua nomor urut 2  yang akrab disapa Mari-Yo ini, disambut antusias ratusan warga.

Dalam kesempatan ini, JBR – HADIR sempat memaparkan visi misinya dalam mewujudkan Kota Jayapura Cerdas, Aman, Damai dan Sejahtera.

Salah satu program utama yang akan dilakukan ketika dipercaya menjadi Wali Kota Jayapura periode 2024 – 2029, JBR – HADIR menawarkan kualitas pendidikan yang baik di Kota Jayapura dan sekolah gratis bagi semua anak usia sekolah tanpa memandang suku, agama dan ras.

“Ada banyak sekolah di Kota Jayapura. Ada sekolah yang bagus kualitasnya. Tapi, ada yang jauh dibawah, sehingga setiap pendaftaran, pasti orang tua mau anak-anaknya sekolah di kualitas yang baik. Akhirnya, menumpuk di satu sekolah yang baik, padahal sekolah lain punya gedung dan fasilitas yang ada,” kata Jhony Banua Rouw.

Untuk itu, JBR – HADIR akan memprioritaskan kualitas pendidikan agar semua sekolah yang ada di Kota Jayapura memiliki standar kualitas yang sama, agar tidak ada lagi pemalangan sekolah lantaran ada anak-anak yang tidak diterima di sekolah yang berkualitas itu.

“Pemimpin tidak hanya datang menyelesaikan masalah, tapi menimbulkan masalah di tahun berikutnya. Untuk itu, kita akan selesaikan masalah untuk jangka panjang,” tandasnya.

Selain itu, JBR – HADIR akan memberikan sekolah gratis bagi anak-anak yang ada di Kota Jayapura, agar anak-anak tidak putus sekolah akibat biaya sekolah mahal.

“Sekolah gratis ini kita berikan semua warga Kota Jayapura, kita tidak pandang dia anak Port Numbay, Tabi, Saereri, Laapago, anak Serui, Waropen, Biak, Jawa, Makassar dan lainnya. Semua dapat sekolah gratis di Kota Jayapura, tanpa memandang agama, suku dan ras,” ujar JBR yang disambut yel-yel warga.

Untuk melaksanakan program ini, JBR mengaku akan berkoordinasi dengan Gubernur Papua dan Pemerintah Pusat.

JBR – HADIR yakin sekolah gratis bisa dilakukan di Kota Jayapura. Apalagi, sudah banyak kabupaten lain di Indonesia yang telah menerapkan sekolah gratis, termasuk di Papua yakni di Kabupaten Kepulauan Yapen dan Kabupaten Kaimina.

“Kami sangat yakin bahwa sekolah gratis bisa dilakukan di Kota Jayapura. Kenapa? Pemimpin harus bisa melakukan perubahan di Kota Jayapura. Pemimpin harus siap melayani masyarakatnya, pemimpin bukan jadi bos. Pemimpin harus datang kepada rakyatnya dan mendengarkan apa yang dirasakan rakyatnya dan bisa menjawab apa yang menjadi kebutuhan rakyatnya. Itulah yang akan kita lakukan,” tandasnya.

“Jika ada pemimpin yang bilang sekolah gratis tidak bisa dilaksanakan, kalian tanya kamu punya hati untuk rakyat kah tidak?,” sambungnya.

Selain itu, untuk kesehatan, JBR – HADIR akan memaksimalkan pelayanan kesehatan masyarakatd di Kota Jayapura, termasuk garda terdepan pelayanan kesehatan ditengah-tengah masyarakat melalui Posyandu.

“Kita akan siapkan posyandu yang lebih layak, termasuk menyiapkan obat di posyandu, puskesmas dan rumah sakit. Kita akan naikkan insentif kader – kader Posyandu agar mereka lebih semangat dalam melayani warga kita,” ujarnya.

Tidak hanya itu, JBR – HADIR menginginkan lingkungan harus aman dan bersih, dengan cara memaksimalkan peran RT/RW. Bahkan, akan menaikan insentif RT/RW dan Posyandu sampaikan dengan Rp 1 juta/bulan dan mereka akan terima setiap bulan, tidak ada potongan. Sebab, JBR – HADIR akan menata kota ini dengan cerdas.

Soal jalan lingkungan yang belum diselesaikan, JBR memastikan jika diberikan tanggungjawab oleh Tuhan untuk memimpin Kota Jayapura ini, maka pihaknya akan menyelesaikan jalan-jalan lingkungan di Kota Jayapura.

“Itu bukan janji bohong. Saya pastikan itu bisa dilakukan. Karena selama saya ketua DPR Papua, di Kota Jayapura, banyak jalan lingkungan yang sudah dibangun, baik dengan aspal maupun beton. Tahun lalu, ada 20 jalan lingkungan yang sudah dibangun,” ungkapnya.

Terkait dengan banjir di Kota Jayapura, JBR – HADIR memastikan bahwa banjir bisa diselesaikan, termasuk banjir yang sering terjadi di Pasar Youtefa Abepura.

“Kita tahu caranya. Saya punya studinya. Jadi, saya pastikan bahwa normalisasi sungai itu bukan omong kosong, di Kamwolker dan Expo, kini sudah tidak banjir lagi. Karena sudah dilakukan normalisasi di sana. Saya bukan mau memberikan janji, tapi saya berikan bukti apa yang sudah kami kerjakan dan apa yang terus kita kerjakan bagi rakyat di Kota Jayapura,” ujarnya.

Soal banjir di Pasar Youtefa, Abepura, Calon Wakil Wali Kota Jayapura, HM Darwis Massi menambahkan, air dari Sungai Siboroghonyi masuk ke Pasar Youtefa, sehingga mengakibatkan banjir, sehingga tentu penanganannya butuh studi dan nantinya akan dilakukan by pass untuk mengalirkan langsung ke laut, sehingga air tidak membuat banjir di pasar, namun air bisa diuraikan.

“Kita by pass sungai Siboroghonyi. Nanti bapak gubernur yang membantu anggarannya,” imbuh Darwis Massi.

Selain itu, JBR – HADIR akan melakukan pemberdayaan ekonomi, terutama ada pusat-pusat ekonomi baru, termasuk pasar.

“Kita mau pasar-pasar ini baik, termasuk Pasar Youtefa. Kita akan jadikan pasar tradisional yang dikelola secara modern. Kita akan siapkan Pasar Youtefa menjadi pasar tradisional yang dikelola secara modern,” jelasnya.

“Kita mau pembeli datang ada tempat parkir. Kita mau mereka masuk ke pasar lewat pintu A, keluar lewat pintu B, supaya semua yang jualan bisa menikmati, karena semua pengunjung akan dapat mengunjungi semua jualan pedagang,” sambungnya.

Yang jelas, JBR – HADIR memastikan akan mengelola pasar itu dengan baik dan memastikan tidak lagi terkena banjir lagi. Bahkan, akan dibangun, bila perlu dibangun dua lantai untuk Pasar Youtefa, agar tidak terkena banjir lagi dan dikelola dengan baik.

Selain itu, JBR – HADIR akan memberikan proteksi kepada pengusaha di Papua, salah satunya dengan memproteksi produk-produk yang bisa diproduksi di Papua, dengan mengeluarkan peraturan daerah untuk menghentikan produk dari luar yang sebenarnya bisa diproduksi di Kota Jayapura.

“Misalnya, ada produk keripik pisang atau kasbi, maka akan diberikan pelatihan termasuk pengemasan dan pemasaran. Lalu, dijual di supermarket, Alfamadi dan Indomart agar pelaku usaha menjadi bos di negerinya sendiri,” ujarnya.

Sementara itu, Calon Gubernur Papua nomor urut 2 Mathius Fakhiri mengatakan, penanganan masalah banjir di Pasar Youtefa yang ditawarkan paslon Wali Kota Jayapura JBR – HADIR, tentu tinggal dikolaborasikan paslon Mari-Yo.

Bahkan, kata Mathius Fakhiri, jika diberi amanah memimpin Papua, akan memberikan dukungan full untuk perubahan yang ada di Kota Jayapura, agar menjadi barometer bagi kabupaten di Tanah Papua.

“Tentunya, kami butuh pemimpin yang satu ide dan pemikiran. Kami mengusung visi Papua Baru Maju dan Harmoni, tentunya mempunyai makna yang dalam. Sebagai calon Gubernur dan Wakil Gubernur tentu butuh pemimpin yang ada di kota dan kabupaten, pemimpin yang visioner, mampu melaksanakan apa yang diucapkan, bukan sekadar janji. Saya yakin masyarakat sudah tidak percaya dengan janji-janji palsu,” katanya.

Yang jelas, kata MDF, sapaan akrabnya, sebagai paslon Gubernur Papua akan mendukung pemimpin yang visioner untuk bisa mengeksekusi kebijakan.

“Kami dari provinsi nanti, akan mendukung penuh untuk kemakmuran dan kesejahteraan bagi masyarakat yang ada di Papua, khususnya di Kota Jayapura,” ujarnya.

Diakui, di kawasan Pasar Youtefa butuh sentuhan yang serius baik pemerintah provinsi dan Kota Jayapura untuk menjawab semua yang menjadi kerinduan masyarakat.

“Tentu kami akan mendorong pemimpin di kabupaten/kota yang seirama dan amanah untuk membangun Papua. Kami mendukung penuh, pemimpin di kota dan kabupaten untuk membuat program yang menyentuh permasalahan dasar di masyarakat, baik bidang pendidikan, kesehatan, infrastruktur dan ekonomi, termasuk Pasar Youtefa yang akan dikelola secara modern sehingga menjadi contoh pasar-pasar yang ada di Papua,” imbuhnya.

Calon Wakil Gubernur Papua Aryoko Rumaropen mendukung sekolah gratis di Kota Jayapura, termasuk peningkatan kualitas semua sekolah.

“Untuk layanan pendidikan terkait dengan kompetensi guru dilakukan Pemprov Papua, termasuk intervensi pendidikan baik untuk mempermudah akses pendidikan melalui beasiswa di pendidikan tinggi, itu dilakukan Pemprov Papua,” katanya.

Terkait dengan layanan kesehatan dasar, imbuh Aryoko, khusus mulai dari Posyandu sampai Puskesmas itu menjadi kewajiban dari pemerintah kabupaten/kota.

“Layanan rujukan itu dilakukan Pemprov Papua, ketika Tuhan berkenan kami berempat menjadi pemimpin baik Gubernur dan Wakil Gubernur Papua dan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Jayapura, kami akan melakukan layanan gratis bagi warga masyarakat baik di tingkat bawah maupun layanan rujukan bagi provinsi Papua. Kita punya 3 rumah sakit, yakni RSUD Jayapura, RSUD Abepura dan RSJ Abepura, akan kita gunakan maksimal untuk pelayanan kesehatan bagi masyarakat di Papua,” imbuhnya.

Calon Wali Kota Jayapura Jhony Banua Rouw menambahkan jika kolaborasi akan mempermudah program yang dikerjakan Kota Jayapura dan dibantu Pemprov Papua dan Pusat, sehingga ia yakin anggaran cukup untuk membiayai sekolah gratis di Kota Jayapura.

“Terkait kesehatan juga sama. Kita pastikan bahwa kalau kita kerja bersama-sama pasti bisa memberikan yang terbaik untuk rakyat kita, karena kita punya visi dan misi yang sama, membangun masyarakat Papua yang lebih baik ke depan,” ujarnya.

Terkait pembangunan jalan lingkungan maupun permasalahan banjir, JBR memastikan bisa melakukan hal itu. Apalagi, didukung oleh Gubernur Papua dan pemerintah pusat memberikan dukungan anggaran yang tidak sedikit untuk menyelesaikan permasalahan di Kota Jayapura, termasuk banjir di Kota Jayapura, terutama Pasar Youtefa.

“Terkait masalah pasar, kita akan bangun infrastruktur penunjang, ada tempat parkir, ada akses yang baik, tidak ada banjir, lampu jalan dan pemadam kebakaran. Untuk pemadam kebakaran ini, bukan hanya untuk di darat, tapi juga mengatasi kebakaran di daerah yang laut, karena kami punya warga banyak hidup diatas laut, sehingga komitmen siapkan pemadam pemadam kebakaran dengan speedboat atau perahu pemadam. Sedangkan di dalam pasar sendiri, akan disiapkan hidrant-hidrant air,” pungkasnya. (bat)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *