Presiden Prabowo saat menghadiri Harlah ke 27 PKB
Jakarta, papuaterkini.com– Presiden Prabowo Subianto menghadiri puncak harlah ke 27 Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang berlangsung di Jakarta Convention Center kemarin Rabu (23/7)
“Saya nyaman ditengah PKB dan Nahdlatul Ulama, saya merasa dekat dengan tokoh-tokoh PKB dan NU” kata presiden dikutip dari laman wapresri.go.id dihadapan kader PKB dan NU yang hadir.
Di harlah tersebut Presiden Prabowo didampingi Wapres Gibran dan turut hadir juga sejumlah tokoh nasional dan menteri diantaranya, Wapres ke 13 KH Ma’ruf Amin, Ketua DPR Puan Maharani, Ketua MPR Ahmad Muzani, menteri bidang pembangunan manusia dan kebudayaan Pratikno, Menlu Sugiono, Ketum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono, Ketum Partai Golkar Bahlil Lahadalia, Ketum PAN Zulkifli Hasan, Presiden PKS Al Muzammil Yusuf, Ketum PPP M. Mardiono, Ketum PSI Kaesang Pangarep, Ketum Partai Gelora Anis Matta.
Sebelum Harlah, acara dirangkaikan dengan sejumlah agenda nasional PKB yakni Bimbingan Teknis (Bimtek) yang diikuti seluruh anggota legislator nasional dan daerah sekaligus evaluasi dan meningkatkan kinerja bagi seluruh anggota legislator nasional dan daerah dari Fraksi PKB.
Pada acara tersebut PKB menganugerahkan penghargaan kepada lima pondok pesantren transformatif yang dinilai berhasil mendorong transformasi positif di lingkungan pesantren dan masyarakat .

Sementara itu di momen tersebut Ketua Umum PKB Abdul Muhaimin Iskandar mendorong perbaikan sistem politik nasional. Dia mengusulkan agar pemilihan kepala daerah dilakukan oleh DPRD dan perubahan itu bisa dilakukan melalui revisi UU sistem politik nasional.
“Kami mengusulkan penyempurnaan tata kelola politik nasional yang lebih kondusif sehingga politik tidak berbiaya mahal” kata Cak Imin yang juga Menko Pemberdayaan Masyarakat.















