JAYAPURA, Papuaterkini.com – Pengurus Cabang Persatuan Menembak dan Berburu Seluruh Indonesia (PERBAKIN) Kota Jayapura menggelar Rapat Kerja (Raker) di Grand Abe Hotel, Kota Jayapura, Sabtu (31/1/2026). Raker ini mengusung tema “Bersama Mewujudkan Atlet Menembak Kota Jayapura yang Berprestasi”.
Rapat kerja dibuka secara resmi oleh Sekretaris Umum Pengprov PERBAKIN Papua, Dr Soponyono, dan dihadiri pengurus, perwakilan klub menembak, KONI Kota Jayapura, serta Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Jayapura.
Ketua Pengcab PERBAKIN Kota Jayapura, Yusuf Mangesu, mengatakan Raker ini merupakan tindak lanjut dari pelantikan pengurus baru periode 2025–2029, sekaligus forum penyusunan program kerja jangka pendek dan jangka panjang.
“Program jangka pendek kami satu tahun, dan jangka panjang empat tahun. Fokusnya adalah memperbanyak kejuaraan menembak antar klub dan mengenalkan olahraga menembak ke sekolah-sekolah untuk menjaring bibit atlet,” kata Yusuf.

Ia menjelaskan, saat ini PERBAKIN Kota Jayapura memiliki 12 klub menembak. Ke depan, perlombaan akan digelar rutin dengan melibatkan tiga hingga empat klub setiap event.
“Targetnya minimal tiga event dalam setahun. Dari kompetisi ini kita bisa melihat grafik prestasi atlet, siapa yang konsisten naik podium dan layak diproyeksikan sebagai atlet binaan menuju PON 2028,” ujarnya.
Yusuf menegaskan pembinaan difokuskan pada nomor senapan angin PCP, karena menjadi nomor bergengsi di PON dan ajang nasional. Selain itu, olahraga menembak juga terus dipatahkan dari stigma mahal.
“Menembak itu bukan olahraga mahal, tapi olahraga yang membutuhkan biaya. Untuk pemula, peluru 50 butir hanya Rp50 ribu, senapan kami siapkan gratis. Setiap Sabtu kami buka latihan bersama di Lapangan Tembak Yotefa,” jelasnya.
Ia juga menekankan pentingnya melahirkan atlet Orang Asli Papua (OAP) dari Kota Jayapura yang mampu bersaing di level provinsi hingga nasional.

Sementara itu, Sekretaris Umum Pengprov PERBAKIN Papua, Dr Soponyono, menegaskan bahwa PERBAKIN memiliki visi besar hingga level internasional.
“PERBAKIN ini go internasional. Goal akhirnya Olimpiade, bukan hanya PON. SEA Games kemarin kita juara dan dapat emas. Itu bukti bahwa pembinaan jangka panjang itu mutlak,” tegas Soponyono.
Ia menekankan pentingnya peran bidang pembinaan prestasi (Binpres) dalam setiap event untuk merumuskan sistem seleksi atlet yang terukur dan berkelanjutan.
“Hasil kejuaraan di kabupaten/kota akan dikelola Pengprov untuk menghadapi PON. Atlet tidak bisa instan, minimal tiga tahun latihan dengan disiplin dan strategi yang tepat,” katanya.
Wakil Ketua KONI Kota Jayapura, Dr Fahrudin Pasolo, menyebut Raker PERBAKIN memiliki peran strategis dalam memajukan olahraga menembak di Kota Jayapura.
“Forum ini harus menghasilkan gagasan inovatif, memperkuat sinergi organisasi, serta menjamin pembinaan atlet yang berkelanjutan. Transparansi dan akuntabilitas pengelolaan organisasi juga menjadi kunci,” ujarnya.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Jayapura, Bobby JE Awi, turut mengapresiasi pelaksanaan Raker tersebut dan menyatakan dukungan penuh pemerintah daerah.
“Dispora Kota Jayapura siap mendukung dan memfasilitasi kegiatan PERBAKIN. Kami berharap program kerja ini mampu meningkatkan prestasi atlet menembak dan mengharumkan nama Kota Jayapura,” pungkasnya. (bat)















