Percobaan Pembakaran Ruang Kelas SMA Negeri 2 Dekai, Aparat Gabungan Lakukan Pengamanan

Aparat berupaya memadamkan ruang keras SMP Negeri 2 Dekai yang terbakar.
banner 120x600

YAHUKIMO, Papuaterkini.com – Aparat gabungan bergerak cepat merespons peristiwa kebakaran yang terjadi di Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, pada Sabtu (14/2/2026) sore.

Peristiwa tersebut pertama kali terpantau sekitar pukul 15.29 WIT melalui komunikasi Handy Talky (HT) yang melaporkan adanya kebakaran di Jalan Shosa, tepatnya di area SMA Negeri 2 Dekai, Yahukimo.

Menindaklanjuti laporan tersebut, satu regu Tim Tindak Yahukimo segera menuju lokasi untuk melakukan pengecekan sekaligus pengamanan. Setibanya di tempat kejadian perkara (TKP), personel langsung melakukan sterilisasi area guna memastikan situasi tetap terkendali serta mengantisipasi potensi gangguan keamanan lanjutan.

Berdasarkan hasil pengecekan awal, insiden tersebut diduga merupakan percobaan pembakaran terhadap satu ruang kelas di SMA Negeri 2 Dekai. Api berhasil dikendalikan dengan cepat sehingga tidak meluas ke bangunan lainnya.

Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, menegaskan bahwa pihaknya akan mengusut tuntas peristiwa tersebut.

“Kami memastikan bahwa situasi di Dekai tetap aman dan terkendali. Terkait percobaan pembakaran satu ruang kelas di SMA Negeri 2 Dekai, saat ini masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut. Satgas Gakkum Ops Damai Cartenz bersama Sat Reskrim Polres Yahukimo sedang melakukan pendalaman untuk mengungkap pelaku dan motifnya,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa aparat akan meningkatkan patroli serta pengamanan di sejumlah objek vital, termasuk fasilitas pendidikan, sebagai langkah pencegahan agar kejadian serupa tidak terulang.

Setelah situasi dinyatakan aman dan rangkaian pengamanan selesai dilaksanakan, personel kembali ke Pos Sekla Yahukimo untuk melakukan konsolidasi serta pelaporan lanjutan.

Peristiwa ini menjadi perhatian serius karena menyasar fasilitas pendidikan yang merupakan bagian penting dalam mendukung aktivitas belajar mengajar masyarakat di wilayah pedalaman Papua Pegunungan. (bat)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *