JAYAPURA, Papuaterkini.com — Gubernur Papua, Matius D. Fakhiri, mendorong Distrik Depapre, Kabupaten Jayapura, menjadi pusat pengembangan sektor perikanan dengan melibatkan ondoafi dan masyarakat adat setempat.
Hal itu disampaikan Gubernur Fakhiri didampingi Bupati Jayapura, Yunus Wonda saat melakukan tatap muka bersama ondoafi dan masyarakat di Kampung Waiya, Distrik Depapre, Rabu (29/4/2026), guna memastikan dukungan terhadap rencana pembangunan tersebut.
Dalam pertemuan itu, Fakhiri menegaskan bahwa pemerintah tidak mengambil alih hak atas tanah masyarakat adat, melainkan hanya membuka akses pembangunan demi kesejahteraan bersama.
“Pemerintah tidak memiliki hak untuk tanah itu, kami cuma buka. Tetap tanah itu menjadi hak milik masyarakat,” ujar Fakhiri.
Ia juga mengapresiasi sikap terbuka masyarakat dan para ondoafi di Depapre yang menerima pembangunan tanpa mengabaikan nilai-nilai adat dan sejarah.
“Kami bersyukur punya masyarakat dan ondoafi yang berpikiran terbuka untuk menerima pembangunan bagi kesejahteraan bersama,” katanya.
Gubernur Fakhiri menjelaskan bahwa Pemerintah Provinsi Papua telah menetapkan Depapre sebagai distrik berbasis perikanan. Sejumlah program pun disiapkan, mulai dari pembangunan dermaga kampung, jembatan menuju laut, hingga pengembangan kawasan kampung nelayan.
“Depapre akan menjadi pusat perikanan Provinsi Papua. Kami akan bangun fasilitas, termasuk pabrik pengalengan ikan,” ujarnya.
Selain pembangunan infrastruktur, pemerintah juga akan memberikan dukungan kepada kelompok nelayan berupa bantuan kapal tangkap serta pendampingan teknis guna meningkatkan hasil produksi.
“Tidak perlu semua jadi pegawai negeri. Laut kita luas, manfaatkan potensi perikanan. Pemerintah akan bantu membeli hasil tangkapan nelayan,” kata Fakhiri.
Ia kembali menegaskan bahwa pemerintah tidak akan membeli tanah masyarakat dalam proses pembangunan.
“Kalau saya beli, nanti kalian tidak punya hak lagi. Kami hanya masuk dengan program, manfaatnya kembali ke masyarakat,” tegasnya.
Fakhiri berharap masyarakat dapat menjaga dan mengawal pembangunan yang berjalan, sekaligus memastikan manfaatnya dirasakan bersama. Ia juga berkomitmen untuk terus turun langsung ke lapangan guna berdialog dengan masyarakat.
“Saya tidak akan capek bertemu masyarakat demi kebaikan bersama,” ucapnya.
Pemerintah Provinsi Papua menargetkan Depapre menjadi sentra ekonomi berbasis kelautan yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan. (bat)














