Kekurangan Dokter Jadi Kendala Pelayanan Kesehatan di Pulau Numfor

KEKURANGAN DOKTER. Pelayanan kesehatan di Puskesmas Yenburwo, Numfor, Kabupaten Biak Numfor, Papua.
banner 120x600

NUMFOR, Papuaterkini.com – Keterbatasan jumlah dokter masih menjadi salah satu kendala utama dalam pelayanan kesehatan di Pulau Numfor, Kabupaten Biak Numfor. Kondisi tersebut berdampak pada belum optimalnya layanan medis bagi masyarakat, khususnya di wilayah dengan akses terbatas.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Biak Numfor, Daud Duwiri, mengatakan kebutuhan tenaga dokter di Pulau Numfor saat ini sangat mendesak karena sejumlah fasilitas kesehatan masih mengalami kekurangan tenaga medis.

Ia berharap persoalan tersebut dapat menjadi perhatian Pemerintah Provinsi Papua agar pelayanan kesehatan di wilayah kepulauan dapat semakin ditingkatkan.

“Kunjungan gubernur diharapkan dapat membawa solusi konkret terhadap persoalan kesehatan yang selama ini dihadapi masyarakat Numfor,” ujar Daud.

Menurutnya, masyarakat Pulau Numfor saat ini membutuhkan tambahan tenaga dokter untuk memperkuat pelayanan kesehatan di distrik-distrik.

Daud menjelaskan dari lima puskesmas yang beroperasi di wilayah tersebut, saat ini hanya terdapat empat dokter yang bertugas.

Ia menyebut tenaga dokter yang ada merupakan tenaga medis yang disediakan pemerintah pusat melalui program Dokter Nusantara.

“Kondisi itu membuat pelayanan kesehatan di Numfor masih menghadapi berbagai keterbatasan,” katanya.

Meski pelayanan kesehatan telah berlangsung selama 24 jam, berbagai kendala masih ditemukan di lapangan, terutama dalam penanganan pasien yang membutuhkan perawatan lebih lanjut.

“Pasien dengan kondisi kritis kerap harus dirujuk ke Biak karena keterbatasan alat kesehatan di puskesmas setempat,” jelasnya.

Selain kebutuhan dokter umum, Daud menyebut wilayah Numfor juga membutuhkan tambahan tenaga kesehatan lain seperti dokter gizi, dokter gigi, serta tenaga analis kesehatan.

Ia menambahkan fasilitas penunjang pelayanan kesehatan juga perlu ditingkatkan untuk mendukung kualitas layanan yang lebih baik bagi masyarakat.

Pulau Numfor sendiri merupakan salah satu wilayah kepulauan di Kabupaten Biak Numfor yang memiliki tantangan geografis cukup besar. Keterbatasan akses transportasi dan distribusi tenaga kesehatan menjadi hambatan dalam pemerataan pelayanan kesehatan.

Pemerintah daerah berharap melalui sinergi pemerintah kabupaten dan provinsi, kebutuhan tenaga kesehatan di Pulau Numfor dapat segera dipenuhi sehingga pelayanan kesehatan masyarakat dapat berjalan lebih maksimal dan merata. (bat)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *