BIAK, Papuaterkini.com – Sebanyak 36 pelajar dikukuhkan sebagai Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Biak Numfor Tahun 2026. Pengukuhan dipimpin langsung Bupati Biak Numfor Markus O. Mansnembra di Lapangan Yenmannu, Distrik Numfor Timur, Minggu (16/8/2026).
Pengukuhan tersebut menjadi momentum bersejarah karena untuk pertama kalinya pengukuhan Paskibraka dilaksanakan di ruang terbuka, tepat di lapangan yang akan menjadi lokasi pelaksanaan upacara detik-detik Proklamasi Kemerdekaan RI.
Dari 36 anggota Paskibraka yang dikukuhkan, sebanyak 18 pelajar merupakan putra-putri daerah asal Pulau Numfor. Keterlibatan mereka menjadi bagian penting dalam pelaksanaan upacara HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Pulau Numfor.
Bupati Biak Numfor Markus O. Mansnembra mengatakan, keterlibatan generasi muda Numfor dalam Paskibraka menjadi kebanggaan tersendiri sekaligus membuktikan bahwa pelaksanaan upacara kemerdekaan tidak harus selalu dipusatkan di ibu kota kabupaten.
“Dari peserta yang ada, sekitar 18 anak merupakan anak-anak asli Pulau Numfor yang terlibat langsung dalam kegiatan pengibaran Sang Merah Putih. Kami sebagai orang Biak merasa bangga dan terharu karena ini menjadi kesempatan untuk mempersiapkan generasi kita,” kata Markus Mansnembra.
Menurutnya, pelaksanaan upacara HUT RI di pulau dan distrik merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah memberikan ruang serta kesempatan kepada masyarakat di berbagai wilayah untuk terlibat langsung dalam momentum peringatan kemerdekaan.
“Harapan kami, Pulau Numfor dan distrik-distrik lainnya bisa menjadi contoh bahwa ke depan upacara HUT Kemerdekaan RI tidak hanya dilaksanakan di ibu kota kabupaten, tetapi juga dapat dilaksanakan di distrik-distrik yang ada,” ujarnya.
Bupati Markus Mansnembra juga menyampaikan apresiasi kepada panitia, TNI-Polri, pemerintah daerah, serta masyarakat Kampung Yenmannu yang telah bergotong royong mempersiapkan seluruh rangkaian kegiatan upacara.
Sementara itu, Pembina Paskibraka Serka Selamet Suhardi menjelaskan, sebanyak 36 siswa dilibatkan dalam pasukan pengibar bendera. Komposisinya terdiri dari 18 pelajar asal Biak dan 18 pelajar dari Pulau Numfor.
Pembawa baki pada pengibaran Bendera Merah Putih juga berasal dari pelajar Numfor. Para anggota Paskibraka tersebut berasal dari sejumlah SMA dan SMK di Biak maupun Pulau Numfor.
Menurut Selamet, seluruh anggota Paskibraka telah menjalani latihan sejak awal hingga latihan terakhir guna memastikan kesiapan mereka dalam menjalankan tugas pada upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI.
“Untuk petugas pengibaran, pembawa baki, pembentang dan pengerek bendera serta Danpok pasukan berasal dari siswa Biak dan Pulau Numfor. Sementara pada penurunan bendera, komposisi petugas kembali dibagi antara siswa asal Biak dan Pulau Numfor,” jelasnya.
Selamet memastikan seluruh persiapan telah dilakukan secara maksimal, termasuk dengan mempertimbangkan kondisi cuaca dan angin di Pulau Numfor.
“Kesiapan mereka kami maksimalkan. Semua sudah kami persiapkan, termasuk memperhitungkan kondisi cuaca dan angin. Harapan besok semua berjalan aman dan lancar. Mental mereka saya rasa sudah 100 persen siap,” pungkasnya.
Pengibaran Bendera Merah Putih pada peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Pulau Numfor dijadwalkan berlangsung di Lapangan Yenmannu, Distrik Numfor Timur, Senin (17/8/2026).(un)















