JAYAPURA, Papuaterkini.com – Kejuaraan Menembak Merah Putih yang digelar Persatuan Menembak Sasaran dan Berburu Seluruh Indonesia (Perbakin) Kota Jayapura menghasilkan sejumlah atlet berprestasi.
Kejuaraan yang berlangsung di Lapangan Tembak Perbakin Papua, Jalan Baru Kotaraja, Abepura, Kota Jayapura, pada 28-30 Agustus 2026 tersebut mempertandingkan sejumlah nomor menembak.
Pada nomor Benchrest Heavy Rifle 25 Meter Senior, Sugeng Arif Prasetya keluar sebagai juara pertama dengan torehan skor 493.
Posisi kedua ditempati Muh Rafa Wiratama dengan skor 492, sedangkan juara ketiga diraih Moh Sofyan dengan skor 491.

Sementara pada nomor Benchrest Heavy Rifle 25 Meter Yunior, Muh Rafa Wiratama menjadi yang terbaik dengan skor 492. Juara kedua diraih Zakky Ryan Pratama dengan skor 490 (X-15), disusul Gibran Rafardhan Athalla di posisi ketiga dengan skor 490 (X-14).
Pada nomor Multirange 18-41 Meter, Adhas Wijaya Putra Anggara meraih juara pertama dengan skor 250. Posisi kedua ditempati Bagus dengan skor 240 dan juara ketiga diraih Eduard Mesak Watopa dengan skor 220.
Sedangkan pada nomor Pistol Api 25 Meter, juara pertama diraih Irjen Pol Patrige R. Renwarin, disusul Leary Farly Nussy sebagai juara kedua dan Rendy Febrian Putra di posisi ketiga.
Sekretaris Umum Pengprov Perbakin Papua, Soponyono, menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh atlet yang berhasil meraih juara.

Ia meminta para atlet tidak berhenti berlatih karena pada November 2026 akan kembali digelar kejuaraan antar-Pengcab Perbakin.
“Itu bukan hanya road show, tapi mengarah persiapan PON di NTB,” kata Soponyono.
Menurutnya, pembinaan atlet juga perlu diarahkan pada nomor yang dipertandingkan dalam kejuaraan PB Perbakin, khususnya Air Rifle dan Air Pistol.
“Kita punya atlet di dua nomor ini dihidupkan kembali dan PCP,” ujarnya.
Soponyono juga mengapresiasi Kapolda Papua dan jajaran yang dinilai terus memberikan dukungan terhadap berbagai kegiatan kejuaraan Perbakin di Papua.
Ia menambahkan, Perbakin Papua saat ini telah memiliki lima skuad untuk nomor tembak reaksi.

“Dalam waktu tidak lama, akan ada pelatihan range officer untuk tembak reaksi Papua membawahi lima provinsi, pelatihannya di sini,” imbuhnya.
Sementara itu, Ketua Pengcab Perbakin Kota Jayapura, Yusuf Mangesu, mengatakan kejuaraan tersebut menjadi salah satu ajang penting dalam mengukur sekaligus meningkatkan prestasi atlet.
Menurut Yusuf, capaian skor tinggi yang diraih atlet menunjukkan hasil dari proses latihan yang selama ini dilakukan.
“Artinya latihan yang selama ini mereka lakukan, ya inilah puncaknya. Dan, mereka akan berlatih terus untuk meningkatkan prestasinya,” kata Yusuf.

Ia memastikan Perbakin Kota Jayapura akan terus melakukan pembinaan atlet, termasuk melalui penyelenggaraan kejuaraan secara rutin.
Langkah tersebut dilakukan agar atlet-atlet Kota Jayapura semakin terasah dan mampu memberikan kontribusi bagi Pengprov Perbakin Papua, terutama dalam menghadapi PON di NTB.

“Terima kasih kepada peserta yang telah meramaikan kejuaraan ini, baik PCP atau pistol api. Kejuaraan ini akan terus kita lakukan agar atlet terus diasah skill-nya. Tentunya kita inginkan ada atlet dari Kota Jayapura yang akan memperkuat Papua pada PON di NTB nanti,” pungkasnya. (bat)















