BIAK, Papuaterkini.com – Wakil Bupati Biak Numfor, Jimmy C.R. Kapissa, menjadi salah satu dari 60 mahasiswa yang mengikuti yudisium Sarjana Hukum angkatan pertama Institut Cinta Tanah Air (INCITA) Kabupaten Biak Numfor tahun akademik 2025/2026.
Yudisium yang digelar di Aula INCITA, Sabtu (29/8/2026), menjadi momentum bersejarah bagi Jimmy. Pasalnya, ia tidak hanya menyelesaikan pendidikan hukum, tetapi juga tercatat sebagai bagian dari angkatan pertama INCITA setelah perguruan tinggi tersebut beralih nomenklatur dari Sekolah Tinggi Ilmu Hukum (STIH).
“Sebagai mahasiswa yang hari ini diyudisium, saya bersyukur bisa merasakan momentum sejarah sebagai bagian dari angkatan pertama Institut Cinta Tanah Air,” ujar Jimmy.
Menurutnya, pendidikan tidak mengenal batas usia maupun waktu. Karena itu, gelar sarjana yang diperoleh harus dimaknai sebagai bekal untuk meningkatkan pengabdian kepada masyarakat.
“Seorang sarjana bukan hanya berbicara tentang bidang studinya, tetapi bagaimana mengabdikan diri kepada masyarakat. Karena itu, kami harus memiliki komitmen dan tanggung jawab setelah menyelesaikan pendidikan,” katanya.
Pendidikan untuk Pengabdian
Jimmy menilai pendidikan tinggi memiliki peran penting dalam membentuk sumber daya manusia yang tidak hanya memiliki kompetensi akademik, tetapi juga tanggung jawab sosial.
Ia mengapresiasi sivitas akademika INCITA yang telah memberikan kesempatan kepada masyarakat, khususnya anak-anak Papua, untuk mengenyam pendidikan tinggi di daerah.
Menurutnya, akses pendidikan tinggi di daerah sangat penting untuk membuka peluang bagi generasi muda Papua agar dapat meningkatkan kapasitas dan berkontribusi dalam pembangunan.
Jimmy berharap INCITA terus berkembang dan mampu mencetak sumber daya manusia berkualitas yang memiliki kompetensi serta integritas.
“Kami berharap INCITA terus berkembang dan mampu melahirkan sumber daya manusia berkualitas yang dapat berkontribusi bagi pembangunan Kabupaten Biak Numfor, Papua, dan Indonesia,” ujarnya.
Dengan mengikuti yudisium tersebut, Jimmy bersama 59 mahasiswa lainnya menjadi bagian dari sejarah awal perjalanan INCITA sebagai perguruan tinggi dengan nomenklatur baru.(un)















