JAYAPURA, Papuaterkini.com – Sebanyak 117 peserta ambil bagian dalam Kejuaraan Menembak Merah Putih yang digelar Persatuan Menembak Sasaran dan Berburu Seluruh Indonesia (Perbakin) Kota Jayapura di Lapangan Tembak Perbakin Papua, Jalan Baru Kotaraja, Abepura, Kota Jayapura, Jumat (28/8/2026).
Kejuaraan yang digelar dalam rangka memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tersebut mempertandingkan sejumlah nomor lomba kategori senapan angin/PCP dan pistol api.
Untuk kategori senapan angin/PCP, nomor yang dipertandingkan meliputi 25 meter Benchrest AR HR Senior, 25 meter Benchrest AR HR Junior, Multirange 18–41 meter, serta 50 meter Benchrest Plat.
Sementara kategori pistol api mempertandingkan nomor Presisi Plus dan Dueling Plat yang dijadwalkan berlangsung pada Sabtu (29/8/2026).
Ketua Panitia Kejuaraan Menembak Merah Putih Perbakin Kota Jayapura, Wahyudi Utomo, mengatakan antusiasme peserta mengikuti kejuaraan cukup tinggi.
“Totalnya 117 peserta dengan 158 nomor lomba yang diikuti, dan peserta akan bertambah lagi untuk peserta lomba menembak pistol api,” kata Wahyudi Utomo.
Berdasarkan data panitia, terdapat 53 peserta yang mengikuti kategori pistol api, 31 peserta nomor 25 meter Benchrest AR HR Senior, 11 peserta nomor 25 meter Benchrest AR HR Junior, 18 peserta nomor Multirange, serta 45 peserta nomor 50 meter Benchrest.
Ketua Pengcab Perbakin Kota Jayapura, Yusuf Mangesu, mengatakan Kejuaraan Menembak Merah Putih menjadi bagian dari kalender event Perbakin Kota Jayapura.
“Dalam satu tahun kerja ini, Perbakin Kota Jayapura akan menggelar tiga event dan setelah itu akan ada event dari klub-klub menembak yang ada di Kota Jayapura,” ujar Yusuf.
Menurut dia, semakin banyak kejuaraan yang digelar akan memberikan kesempatan kepada atlet untuk terus mengasah kemampuan, meningkatkan keterampilan, menambah jam terbang, sekaligus mematangkan mental bertanding.
Saat ini, terdapat 12 klub menembak yang berada di bawah naungan Perbakin Kota Jayapura.
“Kami programkan setiap tiga klub akan membuat event atau perlombaan. Tentunya event ini akan menjadi poin bagi atlet yang akan kami seleksi untuk diikutkan Pengprov Perbakin Papua. Tentunya akan diseleksi lagi yang nantinya akan diikutkan PON di NTB,” jelasnya.
Yusuf berharap sejumlah atlet Perbakin Kota Jayapura nantinya dapat memperkuat tim Perbakin Papua menghadapi PON di NTB.
“Ada tiga sampai empat atlet yang kita andalkan. Kita harap mereka terus berlatih dan dengan adanya kejuaraan ini akan meningkatkan kualitas, keterampilan dan mental bertanding mereka nanti dalam menghadapi event nasional,” katanya.
Jaring Atlet Menembak Asli Papua
Selain menjadi ajang kompetisi dan pembinaan atlet, Kejuaraan Menembak Merah Putih juga diharapkan mampu menjaring bibit-bibit atlet baru, khususnya putra-putri asli Papua.
“Yang kami inginkan, ada atlet menembak asli Papua. Saat ini, kami punya junior dua orang asli Papua yang kami persiapkan. Semoga mereka terus berlatih dan bisa memperkuat Pengprov Perbakin Papua,” ujar Yusuf.
Untuk kategori pistol api, kejuaraan dibuka untuk umum, termasuk peserta dari unsur TNI-Polri serta atlet. Pertandingan kategori tersebut akan berlangsung pada Sabtu (29/8/2026).
Yusuf menilai keberlanjutan kompetisi menjadi penting dalam membangun prestasi atlet menembak Kota Jayapura sekaligus mempersiapkan talenta-talenta terbaik untuk bersaing di tingkat provinsi hingga nasional. (bat)















