JAYAPURA, Papuaterkini.com – Dewan Pengurus Pusat (DPP) Kerukunan Keluarga Mandar Sulawesi Barat (KKMSB) resmi melantik Dewan Pengurus Wilayah (DPW) KKMSB Provinsi Papua periode 2026–2029.
Pelantikan yang mengusung tema “Malaqbi di Tanah Papua” tersebut berlangsung di Kafe D’Sultan Seafood, Kota Jayapura, Minggu (4/10/2026).
Pelantikan dilakukan langsung oleh Bendahara Umum DPP KKMSB, H. Jufri Mahmud. Momentum tersebut diharapkan semakin memperkuat persaudaraan, kebersamaan serta kontribusi masyarakat Mandar bagi pembangunan di Tanah Papua.
Dalam kepengurusan periode 2026–2029, Burhanuddin, S.Ak., M.Ak., dipercaya sebagai Ketua Umum DPW KKMSB Provinsi Papua. Sementara Sigit Irmawan, S.Kom., MM., menjabat Sekretaris Umum dan Ariyani, SH., MH., sebagai Bendahara Umum, bersama sejumlah pengurus bidang lainnya.
Bendahara Umum DPP KKMSB, H. Jufri Mahmud, mengatakan keberadaan KKMSB di Papua memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga hubungan kekeluargaan masyarakat Mandar sekaligus membangun komunikasi dengan seluruh elemen masyarakat di Papua.
“Terima kasih kepada seluruh warga Mandar yang telah membentuk dan menjaga organisasi ini. Tidak mudah membangun organisasi di tanah rantau karena membutuhkan koordinasi, kebersamaan dan kemandirian,” ujarnya.
Menurut Jufri, masyarakat Mandar yang berada di Papua merupakan bagian dari diaspora yang memiliki peran penting dalam kehidupan sosial kemasyarakatan. Karena itu, ia mengajak seluruh pengurus yang baru dilantik untuk menjaga nama baik organisasi, memperkuat silaturahmi serta membangun kerja sama dengan pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan di Papua.
“Kita harus menjaga persatuan dan terus bekerja bersama dengan seluruh warga yang ada di Papua. KKMSB harus mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan bangsa,” katanya.
Jufri menegaskan, keberhasilan organisasi tidak hanya ditentukan oleh pengurus, tetapi juga membutuhkan dukungan para sesepuh, tokoh masyarakat dan seluruh warga Mandar di Papua.
Ia juga mengingatkan pengurus DPW KKMSB Papua agar menjunjung tinggi kode etik organisasi serta menjaga hubungan baik dengan masyarakat.
“Kesuksesan menjalankan roda organisasi adalah dengan menjaga kode etik KKMSB, sehingga betul-betul bisa memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat Mandar yang ada di Papua maupun seluruh stakeholder di Papua,” ujarnya.
Jufri berharap pengurus DPW KKMSB Papua dapat menjalankan amanah organisasi dengan baik serta mampu menghadapi berbagai tantangan melalui kerja sama dan kebersamaan.

Gubernur Papua Dorong KKMSB Jadi Jembatan Persaudaraan
Sementara itu, sambutan Gubernur Papua yang dibacakan Asisten I Setda Papua, Yohanis Walilo, menyampaikan ucapan selamat dan sukses kepada pengurus DPW KKMSB Provinsi Papua periode 2026–2029.
Menurut Gubernur, pelantikan tersebut harus menjadi momentum untuk meneguhkan komitmen persaudaraan, kebersamaan dan pengabdian masyarakat Sulawesi Barat di Tanah Papua.
“Keberadaan KKMSB memiliki arti penting, bukan hanya menjadi wadah untuk mempererat hubungan kekeluargaan masyarakat Sulawesi Barat, tetapi juga dapat menjadi jembatan persaudaraan dengan seluruh masyarakat yang ada di Tanah Papua,” terang Yohanis Walilo.
Gubernur menilai nilai-nilai budaya Mandar seperti kekeluargaan, kehormatan, kerja keras dan semangat kebersamaan merupakan modal sosial yang penting dalam membangun kehidupan masyarakat di Tanah Papua.
Organisasi paguyuban, kata dia, memiliki peran strategis dalam menjaga keharmonisan kehidupan sosial sekaligus mendukung pemerintah dalam pembangunan daerah.
“Di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung. Paguyuban dan organisasi kemasyarakatan harus menjadi bagian yang aktif dalam kehidupan masyarakat,” katanya.
Gubernur juga mengajak KKMSB memberikan kontribusi dalam berbagai bidang, mulai dari pendidikan, kewirausahaan, kreativitas, olahraga, teknologi hingga kegiatan positif lainnya.
Ia menekankan pentingnya memberikan ruang yang luas bagi perempuan untuk berpartisipasi dalam organisasi maupun kehidupan sosial kemasyarakatan.
Menurutnya, semangat tersebut sejalan dengan visi Pemerintah Provinsi Papua dalam mewujudkan transformasi Papua yang cerdas, sejahtera dan makmur atau Papua Cerah.
Gubernur berpesan kepada pengurus DPW KKMSB yang baru dilantik untuk menjaga kekompakan, komunikasi dan nama baik organisasi, serta membangun hubungan harmonis dengan seluruh komponen masyarakat di Papua.
“Jaga kekompakan, komunikasi, nama baik organisasi dan yang paling penting hubungan baik dengan seluruh komponen masyarakat yang ada di Papua,” pungkasnya.

Burhanuddin: KKMSB Harus Jadi Pengayom Warga Mandar
Ketua Umum DPW KKMSB Papua, Burhanuddin, mengatakan kepengurusan yang baru dilantik tidak hanya mengemban jabatan organisasi, tetapi juga memiliki tanggung jawab menjadi pengayom dan penghubung bagi seluruh warga Mandar di Papua.
Burhanuddin mengajak seluruh pengurus dan anggota KKMSB menjaga persatuan, mengesampingkan perbedaan serta membangun kebersamaan dalam kehidupan bermasyarakat.
Menurutnya, KKMSB harus menjadi wadah yang mampu mempererat hubungan kekeluargaan sekaligus membantu warga Mandar yang berada di tanah perantauan.
“Jangan karena perbedaan pendapat kemudian membuat kita terpecah. Kita harus mengesampingkan ego dan bersama-sama membangun kerukunan,” tegasnya.
Burhanuddin menjelaskan, masyarakat Mandar memiliki sejarah panjang dalam hubungan sosial dan kekeluargaan dengan masyarakat dari berbagai daerah di Sulawesi.
Ia mengatakan, secara administratif Sulawesi Barat memang telah berdiri sebagai provinsi sendiri, namun hubungan kekeluargaan dan sejarah antara masyarakat Mandar dengan masyarakat Bugis, Makassar dan Toraja tetap menjadi bagian yang tidak terpisahkan.
“Secara administratif kita berpisah, tetapi dalam perjuangan dan hubungan kekeluargaan kita tidak bisa dikotak-kotakkan hanya berdasarkan batas wilayah administratif,” katanya.
Ia berharap kepengurusan DPW KKMSB Papua dapat menjalankan amanah organisasi dengan baik serta merangkul seluruh warga Mandar tanpa membedakan latar belakang.
Burhanuddin juga mengajak warga Mandar di Papua ikut berkontribusi dalam pembangunan daerah serta menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing.
Rustam Saru Ingatkan Warga Perantauan Jaga Sikap
Sementara itu, Wakil Wali Kota Jayapura, H. Rustam Saru, mengatakan pelantikan pengurus KKMSB Papua bukan sekadar seremoni penyerahan jabatan, tetapi merupakan pemberian amanah dan tanggung jawab kepada pengurus untuk memperhatikan kepentingan warga Mandar di Papua, khususnya di Kota Jayapura.
“Ini bukan sekadar menyerahkan jabatan, tetapi tanggung jawab dan amanah kepada warga kita dan masyarakat kita,” kata Rustam.
Ia mengingatkan masyarakat perantauan untuk menjaga sikap dan tutur kata selama berada di daerah orang.
Menurut Rustam, salah satu hal penting yang harus diperhatikan masyarakat di tanah rantau adalah menjaga ucapan serta menggunakan media sosial secara bijak.
Ia juga mengajak warga Mandar terus menjaga persaudaraan, toleransi dan keamanan di Kota Jayapura.
“Kota ini hanya bisa maju apabila kita bersatu dalam persaudaraan, toleransi, keamanan dan kebersamaan,” ujarnya.
Selain itu, Rustam mengingatkan seluruh masyarakat untuk ikut menjaga kebersihan dan lingkungan Kota Jayapura. Ia mengajak organisasi kerukunan dan seluruh elemen masyarakat bersama-sama mendukung pemerintah menjaga kebersihan kota, termasuk mengurangi penggunaan sampah plastik.
Menurutnya, kerukunan antarmasyarakat merupakan salah satu modal penting dalam menciptakan keamanan dan pembangunan daerah. “Di mana ada kerukunan, di situ ada keberkahan. Di mana ada persatuan, di situ ada keamanan dan kemajuan,” pungkasnya. (bat)
Berikut Susunan Lengkap Kepengurusan DPW KKMSB Provinsi Papua
Dewan Pelindung
1. Gubernur Papua
2. Kapolda Papua
3. Pangdam XVII/Cenderawasih
4. Dan Kodaeral X Papua
5. Forkom LKN
Dewan Pembina
1. Dr Muhammad Taslim, S.Ag, M.Ag
2. Hamzah, SAg,
3. Aco Abdullah
4. H Haruna
5. H. Taufik Harahap
6. Horgens Ayomi
7. Abdul Hamid
Dewan Penasehat
1. Eddy Chardjo, SH, MM
2. Dr Ir H Muhammad Basri Katjo, MT
3. H Salman, SPd
4. Dra Hj Fatimah Katjo
5. Hj Rosdiana
6. Ir Hadrawati Sida Djapara, MMT
Dewan Pengurus Harian
Ketua Umum : Burhanuddin, S.Ak, M.Ak
Wakil Ketua I : Azrul Haytiaz, SE, ST, MT
Wakil Ketua II : Admiral
Wakil Ketua III : Robinson
Sekretaris Umum : Sigit Irmawan, S.Kom, MM
Wakil Sekretaris I : Muhammad Shadiqin, SPd
Wakil Sekretaris II : Baharullah
Wakil Sekretaris III : Irwan Darwis, SE
Bendahara Umum : Ariyani, SH, MH
Wakil Bendahara I : Adolfina Marlita
Wakil Bendahara II : Putri Purnama, SH, MH
Bidang organisasi dan Pengkaderan
Ketua : Asmawi, SKep, NS, M.Kes
Angota :1. Rusdi
2. Haris
3. Dalhari, SE
4. Hasbudi
5. Sri Wahyuningsih
Bidang Pembinaan Sosial dan Keagamaan
Ketua : Reski, SHi, MPd
Anggota : 1. Demmangaya
2. Muhammad Tasbih
3. Roben Tanggo
4. Jumaedi, ST
5. Satriani, A.Md.Farm
6. H Martono
Bidang Kewirausahaan
Ketua : Edward Enteng
Anggota : 1. Adnan Mulya Ramadhan
2. Muhammad Irfan
3. Muhammad Arwin Yusuf
4. Muh. Akbar
5. Nahar
6. Susianto
Bidang pemberdayaan Perempuan
Ketua : Hj Haerani
Anggota : 1. Marwijay Ulfa, SE
2. Juwita Citra Dewi
3. Hafsa
4. Damaris Teko
5. Dharmawati
6. Hj Nur Hikmah, SE, MSi
7. Suhartini, SE, MSi
Bidang Seni, Budaya, Pemuda dan Olahraga
Ketua : Subaer
Anggota : 1. Muhammad Ali
2. Syaiful Bachri
3. Fadli Setiawan
4. Muchlis Munir
5. Asrullah
BIdang pertanian, Kelautan, Perikanan dan SDA
Ketua : Syarifuddin Said, SIP
Anggota : 1. Farling
2. Nawir
3. Abdullah
4. Usmar
5. Dominggus
Bidang Pelajar Mahasiswa Informasi dan Teknologi
Ketua : Lira Firna, A.Md Kep
Anggota : 1. Irwan Palogai
2. M Firman
3. Nur Afni
4. Irman
5. M Darul Alamsyah, SM
Bidang Hukum, Advokasi dan Hubungan Antra Lembaga dan Pemerintah
Ketua : Chatir Chardjo, SH
Anggota : 1. M Jaya Satria
2. Nur Aulia
3. Abriawan
4. Rajab Muin
5. Iksan
6. Yuliandari a















