Masih Rendah, Pemkab Biak Numfor Evaluasi Cakupan Imunisasi Rutin dan HPV 

Asisten I Setda Kabupaten Biak Numfor, Samuel Rumaikeuw, SH, saat Evaluasi Imunisasi Rutin dan Human Papillomavirus (HPV) di Swiss-Belhotel Biak, Jumat (31/10/2025). (Foto: Yuni)
banner 120x600

BIAK, Papuaterkini.com – Pemerintah Kabupaten Biak Numfor melakukan evaluasi Imunisasi Rutin dan Human Papillomavirus (HPV) dengan menggelar pertemuan lintas sektor,  di Swiss-Belhotel Biak, Jumat (31/10/2025).

Evaluasi diprakarsai oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Biak Numfor dan Unicef Papua ini dilakukan untuk mendorong adanya peningkatan capaian Imunisasi Rutin dan Human Papillomavirus dalam dua bulan kedepan.

“Imunisasi rutin dan HPV merupakan suatu langkah penting untuk melindungi generasi muda, khususnya remaja putri dari ancaman kanker serviks dan berbagai penyakit lainya,” ujar Asisten I Setda Kabupaten Biak Numfor, Samuel Rumaikeuw, SH membacakan sambutan tertulis Bupati Markus O. Mansnembra, S.H., MM.

“Dan saya menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan koordinasi ini,” lanjutnya.

Dikatakan, cakupan imunisasi rutin dan HPV di wilayah Biak Numfor masih perlu ditingkatkan agar mencapai target nasional, karena itu, seluruh elemen masyarakat harus bersinergi, mulai dari Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, tokoh masyarakat, dan agama serta para orang tua.

Dikesempatan yang sama, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Biak Numfor, Daud Nataniel Duwiri, SKM., M.Kes menambahkan, capaian imunisasi rutin dan HPV di Kabupaten Biak Numfor masih berada di bawah 50 persen.

”Partisipasi masyarakat untuk membawa anaknya imunisasi ini masih rendah, baru sekitar 40 persen. Ini menjadi perkerjaan bersama agar dalam 2 bulan terakhir kita bisa naik hingga di atas 70 persen, bahkan mencapai 90 sampai 100 persen”, katanya.

Ia menegaskan bahwa target imunisasi wajib bagi seluruh anak, bayi, balita, ibu hamil, dan remaja putri harusnya berada di kisaran 95-100 persen, sementara target kerja daerah dengan Bupati di tetapkan 85-95 persen. Hingga saat ini, lebih dari 3.000 anak dari 257 kampung telah mendapatkan imunisasi.

Selain perwakilan Unicef, kegiatan evaluasi ini diikuti oleh masing-masing perwakilan dari OPD dan stakeholder lainnya, termasuk perwakilan dari masing-masing Puskesmas yang ada di Kabupaten Biak Numfor. (un)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *